Buntut Kekerasan Terhadap Mahasiswa, Walikota Samarinda Diminta Segera Copot Kasatpol PP

(dok. KM)
(dok. KM)

SAMARINDA (KM) – Tuntutan kasus pemukulan 8 mahasiswa di Kota Samarinda oleh Oknum Satpol PP belum menemui titik terang. Hari ini, Kamis 22/8 malam Aliansi Suryanata dan Kuasa Hukum yang mengawal proses hukum kasus ini menggelar konferensi pers.

Yogi Prasetyo Putra, humas aliansi menyebutkan pihaknya saat ini sedang menunggu proses hukum dan tuntutan sanksi politik kepada Pemkot Samarinda.

“Dalam kasus ini kami menempuh jalur hukum yang saat ini diproses oleh Polresta Samarinda dan meminta Walikota Samarinda untuk mencopot Kepala Satpol PP Kota Samarinda,” tegasnya

Meski demikian, lanjut Yogi, tuntutan kepada Pemkot Samarinda yang digaungkan dalam aksi masa Selasa 13/8 oleh Aliansi Suryanata belum menemui titik terang.

“Sudah 10 hari kami menunggu, namun belum ada niatan dari Walikota Samarinda untuk mencopot Kepala Satpol PP nya,” ungkap Yogi.

Hal senada juga disampaikan Bernad Marbun, kuasa hukum yang mengawal kasus ini, pihaknya terus memantu perkembangan proses hukum kasus ini.

“Saat ini sudah sampai penyidikan, kami menunggu hasil penyidikannya dalam bentuk SP2HP dari Polresta Samarinda,” tuturnya.

Sementara Korlap Aliansi, Yohanes Ricardo menegaskan, jika tuntutan tidak diindahkan oleh pihak Walikota Samarinda pihaknya akan memboikot Balaikota Samarinda.

“Kami tunggu keputusan Walikota Samarinda, Senin kita kawal dengan aksi masa. Demikian juga dengan proses hukum di Polres Samarinda,” tutupnya.

Reporter: Yansen Geryvan
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*