Atasi Dampak Perubahan Headway Commuter Line, Pemkot Depok Uji Coba Contra Flow di Jalan ARH

Palang pintu penyeberangan rel kereta di Jalan dewi Sartika, Depok (dok. KM/Google Street View)

DEPOK (KM) – Pemerintah Kota Depok akan menerapkan sistem Contra Flow di sepanjang Jalan Arif Rahman Hakim (ARH) mulai 31 Agustus 2019 sebagai upaya untuk mengatasi penumpukan kendaraan di Jalan Dewi Sartika, terkait dengan upaya optimalisasi pelaksanaan Sistem Satu Arah sejak pukul 15.00-22.00 WIB.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Dadang Wihana kepada Kupasmerdeka.com melalui pesan WhatsApp pagi ini 27/8. Dadang menjelaskan, alasan perlu diterapkan contra flow karena terjadi perubahan headway atau waktu antara kereta menjadi sekitar 3-5 menit yang menyebabkan panjangnya antrian kendaraan di Jalan Dewi Sartika, terutama pada jam sibuk.

“Sehingga perlu evaluasi manajemen rekayasa lalin yang disesuaikan perkembangan terkini. Contra Flow hanya berlaku di ARH,” jelas Kadishub.

Lebih lanjut, Dadang mengatakan jika rencana tersebut sudah melalui kajian teknis kinerja jaringan jalan dan sudah dibahas dengan instansi terkait, termasuk BPJT dan Polres Kota Depok.

Uji coba contra flow sendiri direncanakan akan dilakukan sepanjang hari guna memaksimalkan dampak penguraian penumpukan kendaraan.

“Ujicoba perlu dilakukan untuk melihat dan mengevalusi efektifitasnya dengan mengukur data survey, terutama bagaimana pengaruh di Jalan Dewi Sartika apakah bisa mereduksi antrian kendaraan,” ujarnya.

“Perlu diketahui pada pelaksanaan SSA [sistem satu arah] berdasarkan data teknis sudah dapat meningkatkan kinerja jaringan jalan, akan tetapi karena saat ini terjadi perubahan headway kereta api, maka sangat berpengaruh pada penurunan kinerja ruas jalan terutama Jalan Dewi Sartika,” terang Dadang.

Dadang berharap dengan diterapkannya contra flow tersebut, kinerja ruas Jalan Dewi Sartika menjadi lebih baik.

“Tentunya yang harus dipahami bahwa manajemen rekayasa lalu lintas itu bukan sesuatu yang statis/permanen, akan tetapi selalu disesuaikan dengan kondisi yang mempengaruhinya. Untuk contra flow ARH adalah merespon headway commuter line, saya berharap underpass bisa terlaksana pada tahun-tahun mendatang,” pungkasnya.

Reporter: Sudrajat
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*