DPRD Kota Depok Gelar Rapat Istimewa Peringati Hari Jadi Kota Depok Ke-20

Istimewa
Istimewa

DEPOK (KM) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok menyelenggarakan rapat istimewa dalam rangka memperingati hari jadi Kota Depok ke-20 di ruang Paripurna Gedung DPRD Kota Depok, Jumat 26/4.

Rapat istimewa tersebut dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Depok Hendrik Tangke Allo, Wakil Ketua dan anggota DPRD, Walikota Depok Mohammad Idris, Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna, para kepala dinas, segenap unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), mantan Walikota dan Wakil Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail dan Yuyun Wirasaputra serta undangan lain.

Rapat Istimewa yang dilangsungkan dengan penggunaan Pakaian Adat Jawa Barat tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kota Depok Muhammad Suparyono yang langsung membacakan susunan agenda Rapat Istimewa tersebut.

Walikota Depok Mohammad Idris dalam sambutannya menyampaikan bahwa secara pribadi maupun Pemerintahan, dirinya “sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih” kepada semua pimpinan dan anggota DPRD Kota Depok atas terselenggaranya acara tersebut.

Walikota juga membuka sambutannya dengan membacakan pantun, “Ke labuan beli ikan peda, buat bekel pergi ke Mekah, biar tuan rumah pada kaga ada, kita doa’in biar pada berkah.”.

“Dengan mengusung visi Kota Depok yang Unggul, Nyaman, Religius, Kami mengharapkan dukungan dan partisipasi aktif serta kontrol dari semua pihak, termasuk rekan-rekan anggota DPRD Kota Depok, agar visi tersebut dapat diwujudkan, sehingga membawa kemaslahatan bagi warga Depok tanpa terkecuali,” lanjut Idris usai berpantun.

Advertisement

Orang nomor 1 di Kota Depok tersebut juga menerangkan tema Rame-rame Berbudaya yang diangkat dalam peringatan hari jadi Kota Depok ke-20 itu, dimana tema tersebut mengandung pesan dan ajakan pada semua untuk senantiasa melestarikan dan menghadirkan budaya positif, kapanpun dan dimanapun kita berada.

“Bangsa Indonesia adalah merupakan Bangsa yang besar dengan ragam budaya yang sangat tinggi sebagai warisan para leluhur, semisal semangat gotong-royong, tenggang rasa, sopan santun, toleransi dan patriotisme, adalah bagian kekayaan leluhur Bangsa Indonesia,” kata Idris.

“Melalui momentum hari jadi Kota Depok ke-20 ini, mari kita bangun masyarakat dan Kota Depok dengan mengedepankan budaya luhur yang telah diteladani para pendahulu Bangsa kita, dengan demikian pembangunan di Kota Depok tidak hanya berorientasi kepada kemaslahatan masyarakat, tetapi pembangunan berkarakter dan bermartabat,” jelas Idris.

“Kota Depok mendapatkan appresiasi dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi diantaranya, Kota Depok mendapatkan penghargaan Terbaik Pertama dalam Pembangunan Daerah kategori Dokumen Perencanaan Kota tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2019. Selain itu Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Depok, berdasarkan data yang di rilis biro pusat statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat tahun IPM 2018 meningkat sebesar 80,29% meningkat dari tahun sebelumnya 79,83% dengan demikian status pembangunan manusia dari status tinggi menjadi sangat tinggi,” pungkas Idris.

Reporter: Sudrajat
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: