DPRD Depok Gelar Paripurna Bahas LKPJ Pemkot Depok Tahun 2018, Banyak Target yang Belum Tercapai

Istimewa
Istimewa

DEPOK (KM) – DPRD Kota Depok kembali menyelenggarakan rapat paripurna dengan agenda penyampaian rekomendasi hasil pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pemerintah Kota Depok tahun 2018 di ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Depok, Kamis 25/4.

Terkait pencapaian LKPJ Pemkot Depok tahun 2018, Fraksi Gerindra melalui Muhammad HB menyampaikan pandangan fraksinya yang menganggap masih banyak program-program Pemkot Depok yang belum mencapai target sepenuhnya, diantaranya persoalan angka kemiskinan yang penanganannya baru mencapai 41% dari target 45%.

Sarana prasarana umum terminal seperti keterbatasan halte juga menjadi sorotan fraksi Gerindra yang dinilai belum memadai dibandingkan dengan banyaknya mobilitas masyarakat di halte. Termasuk program UMKM dan program minat baca yang juga belum memenuhi target pencapaian.

Walikota Depok, Muhammad Idris, dalam sidang paripurna tersebut mengakui jika masih banyak permasalahan di Kota Depok yang harus diselesaikan secara bersama-sama.

“Masih banyak potensi-potensi di Kota Depok yang belum tereksploitasi secara keseluruhan. Maka dalam hal ini, kerja sama legislatif dan eksekutif agar lebih giat lagi sehingga penanganan permasalahan dan potensi di Kota Depok dapat berjalan lebih baik lagi,” kata Mohamad Idris.

Qurtifa Wijaya, anggota DPRD dari fraksi PKS juga menanggapi banyaknya program Pemerintah Kota Depok yang belum memenuhi target capaian yang diakibatkan oleh beberapa faktor kondisi yang menurutnya perlu dievaluasi kembali.

“Untuk bidang pendidikan kita sedang mengejar infrastrukturnya, seperti sekolah, dan juga mencoba mendorong bantuan-bantuan pendidikan, terutama untuk warga yang kurang mampu agar anak-anak Depok yang keluarganya kurang mampu bisa mendapatkan akses pendidikan yang layak,” terang Qurtifa.

Di penghujung acara, Wakil Ketua DPRD, Suparyono yang memimpin rapat paripurna menyimpulkan agar rekomendasi tersebut diharapkan bisa menjadi sasaran evaluasi untuk penyusunan perencanaan baik di anggaran berjalan maupun anggaran tahun depan.

Reporter: Sudrajat
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*