Audiensi BEM Se-Bogor dengan Walikota dan Jajarannya, Ini Kesepakatan yang Dicapai

Audensi BEM se Bogor Dengan Pemkot Bogor, Kamis 25/4/2019 (dok. KM)
Audensi BEM se Bogor Dengan Pemkot Bogor, Kamis 25/4/2019 (dok. KM)

BOGOR (KM) – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Bogor melakukan audiensi bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor di Balaikota, Kamis 25/4.

Sebelumnya, pada tanggal 22 Maret lalu di hari pertama kerja Walikota Bogor, perwakilan BEM se-Bogor mendatangi Balaikota untuk menagih kontrak politik yang telah disepakati bersama.

Audiensi kemarin diawali dengan pembacaan kontrak politik Bima Arya bersama BEM se-Bogor dan penyampaian mengenai masalah-masalah di Kota Bogor.

Koordinator BEM se-Bogor Iqbal Habibi mengatakan, hari ini merupakan momentum bagi pihaknya untuk dapat bertemu langsung dengan Walikota dan Wakil Walikota serta seluruh dinas di Kota Bogor.

“Ya hari ini dimana mahasiswa dapat secara langsung mengkritisi Pemerintah Kota Bogor. Namun ada hal yang sangat penting bagi kita pada agenda ini yaitu Walikota dan Wakil Walikota siap bertemu dengan mahasiswa setiap 3 bulan sekali dan menyepakati rekomendasi 100 hari kerja,” tambah Iqbal.

Advertisement

Di akhir audiensi BEM se Bogor membacakan rekomendasi untuk 100 hari kerja Walikota dan Wakil Walikota Bogor yang berisi 4 poin yaitu:

• Mendesak Pemkot Bogor agar menyelesaikan permasalahan di Jalan R3.
• Menuntut Pemkot Bogor agar merelokasi dan menertibkan para PKL.

• Medesak Pemkot Bogor agar segera menangani permasalahan di daerah sungai Ciliwung.

• Meminta kepada Pemkot Bogor agar dapat mengefektifkan dan konsisten terhadap program Bogor tanpa plastik.

Rekomendasi tersebut disepakati dan ditandatangani langsung oleh Bima Arya dan akan terus dikawal oleh BEM se-Bogor untuk tiga bulan ke depan, tepat nya 100 hari kerja.

Reporter: ddy
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*