Perusahaan “Jimi Hantu” Kenalkan Produk “Ghost Buster” Pada HUT ke-11

Direktur Perusahaan dengan staf dan kariawan Jimi Hantu (dok. KM)
Direktur Perusahaan dengan staf dan kariawan Jimi Hantu (dok. KM)

BOGOR (KM) – Sujimin alias Jimi Hantu, seorang pengusaha pupuk tanaman di Desa Sukamantri, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, mengadakan syukuran atas 11 tahun keberhasilannya menjalankan usaha yang digelutinya selama ini.

Syukuran yang diselenggarakan secara meriah di wilayah RW 05 Kampung Nyalindung pada Sabtu 2/3 itu dihadiri Kapolsek, Danramil, Sekcam, Lurah, Satpol PP, serta warga sekitar, dan dimanfaatkan Sujimin untuk memperkenalkan merk terbaru varian produknya yang diberi nama Ghost Buster.

“Kenapa saya namai Ghost Buster? Karena masyarakat kita banyak yang sedang dihantui oleh harga mahal. Dihantui susahnya cari duit dan dihantui susahnya cari makan. Maka dengan ini semua kita akan buru dan siapapun yang sedang dihantui sosialnya, dihantui jiwanya, maka dengan Ghost Buster ini, yang artinya pemburu hantu, kita akan buru semua itu,” jelas Jimi Hantu memaparkan dalam sambutannya.

Beragam perlombaan juga turut digelar dalam memeriahkan acara tersebut, diantaranya lomba membuat nasi tumpeng yang diikuti oleh para ibu dari setiap RT.

Jimi juga mengatakan jika dirinya hanya memiliki satu target yakni memberdayakan masyarakat, sehingga nantinya usaha yang dijalankan akan menjadi milik masyarakat juga.

“Makanya nanti RT/RW itu semua mempunyai dividen, artinya dia nantinya mempunyai hak andil di perusahaan ini,” jelas Jimi kepada KM di sela acara.

“Untuk modal, sementara saya akan pinjamkan ilmu dan harta saya, nantinya semua akan punya hak di perusahaan yang saya pimpin ini. Semua akan diproduksi di sini, termasuk daun yang jatuh pun akan diproduksi menjadi poso dan jadi pakan hewan, dan produk-produk apa saja saya akan produksi dari semua kebutuhan rumah tangga sampai produk sandal, sepatu, baju, dan semuanya dengan merk Ghost Buster,” lanjut Jimi.

“Harapan saya hanya satu pada masyarakat, jangan pernah merasa miskin karena pada dasarnya Indonesia ini sangat kaya sekali,” pungkasnya.

Reporter: Ayub
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*