Warga Salem Bangun Kembali Jembatan yang Tersapu Banjir 2018

Aparat dan warga bekerjasama membangun jembatan di Salem Brebes pada 23-25/1/2019 (dok. KM)
Aparat dan warga bekerjasama membangun jembatan di Salem Brebes pada 23-25/1/2019 (dok. KM)

BREBES (KM) – Jembatan di wilayah Desa Pasirpanjang, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, yang pernah tersapu banjir bandang Sungai Cipangurudan tahun lalu sangat dinantikan masyarakat setempat karena hampir setahun ini, penduduk di desa tersebut menggunakan kayu dan papan guna menghubungkan jalan akses tersebut.

Banjir dahsyat yang menyebabkan ambrolnya jembatan ini saat itu menewaskan 18 orang, termasuk 4 orang yang belum ditemukan hingga detik ini, merusak 52 rumah serta menimbun 14 hektar areal persawahan warga setempat.

Pjs. Danramil Salem Pelda Jahri bersama Kepala Desa serta Kadus 02 Pasir Panjang, memimpin 30 warganya melaksanakan kerja bakti memperkuat oprit jembatan darurat dengan menggunakan bronjong serta mengganti kayu-kayu yang lapuk, Kamis 24/1.

Kepala Desa Pasir Panjang Toro mengatakan pengerjaan dilakukan setelah dana swadaya masyarakat dinilai cukup untuk membeli bronjong, sedangkan untuk batu, masyarakat memanfaatkan material longsoran yang melimpah di areal 14 hektar tersebut.

“Untuk bahan kayu tidak masalah, kami mengambilnya di hutan perbukitan. Namun untuk bronjong murni dari swadaya masyarakat kami. Masyarakat Pasir Panjang khususnya Jojogan yang berpenghuni 23 jiwa atau 7 KK, sangat berharap bantuan jembatan permanen, mengingat infrastruktur tersebut sangat diperlukan mereka selain sebagai jalur perekonomian juga pendidikan, memperoleh pelayanan kesehatan serta pelayanan di pusat pemerintahan desanya, Pasir Panjang,” pungkasnya.

Reporter: Evie
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*