Penanaman Pinus Diharapkan Meminimalisir Daerah Rawan Bencana

Casro bersama Bati Tuud Koramil 13 Salem Kodim 0713 Brebes Pelda Jahri sedang mengukur ketinggian beberapa pohon pinus di Brebes 12/1/2019 (dok. KM)
Casro bersama Bati Tuud Koramil 13 Salem Kodim 0713 Brebes Pelda Jahri sedang mengukur ketinggian beberapa pohon pinus di Brebes 12/1/2019 (dok. KM)

BREBES (KM) – Perhutani PKBH Salem KPH Pekalongan Barat terus berbenah dalam upaya reboisasi wilayah hutan pinusnya di wilayah Kecamatan Salem pasca terjadinya longsor yang merenggut 18 korban jiwa di Desa Pasirpanjang, 22 Februari tahun lalu.

Empat jenazah hingga kini tidak ditemukan, sementara 14 hektar persawahan penduduk tertutup material longsor dengan ketebalan antara 8-10 meter. Longsor diduga diakibatkan lepasnya tanah karena tidak banyak akar yang mampu menahannya.

Mandor Polter PKBH Salem Casro (41) yang juga anggota tim BPBD Desa Pasirpanjang mengatakan, mitigasi dilakukan khususnya di lingkungan sekitar mahkota longsoran lama atau di Bukit Labuhan Bulan petak 7 F seluas 7 hektar.

“Sekitar 3.850 batang pinus ditanam pada November 2018 lalu bersama masyarakat Salem, termasuk pemagaran areal tanam dengan kawat duri agar tidak dimakan ternak liar warga,” terangnya Sabtu 12/1 lalu.

Di petak ini juga telah dipasang dua buah EWS (Early Warning System) guna mendeteksi dan memberikan peringatan dini berupa sirine jika terjadi pergerakan tanah kepada 7 KK (23 jiwa) penduduk Dusun Jojogan dan puluhan KK lainnya di Dusun Cibuhun Desa Pasirpanjang. Pasalnya, kedua dusun ini diprediksi berada di jalur longsoran.

Casro bersama Bati Tuud Koramil 13 Salem Kodim 0713 Brebes Pelda Jahri juga melakukan pemantauan, misalnya mengukur ketinggian beberapa pohon pinus dari kurang lebih 3.300 batang di petak 7 D seluas 6 hektar. Lokasi tersebut terletak di depan objek wisata alam Kalibaya atau di samping areal pembukaan Jalan Provinsi Banjarharjo-Salem Baru sepanjang 8,7 kilometer yang dibangun untuk menggantikan akses lama yang pernah hilang sepanjang 520 meter karena tersapu gelombang tanah tersebut. Selain itu di petak ini nampak lapang.

Reporter: Evie
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*