Festival Bogowonto 2018 Promosikan Pelestarian Sungai dan Budaya

Pembukaan Festival Bogowonto untuk konservasi, edukasi dan rekreasi dilaksanakan Sungai Bogowonto Kecamatan Bagelen Kabupaten Purworejo 9/12/2018 (dok. KM)
Pembukaan Festival Bogowonto untuk konservasi, edukasi dan rekreasi dilaksanakan Sungai Bogowonto Kecamatan Bagelen Kabupaten Purworejo 9/12/2018 (dok. KM)

PURWOREJO (KM) – Puncak Festival Bogowonto yang mengusung tema konservasi, edukasi dan rekreasi dilaksanakan di area Jembatan Sungai Bogowonto, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo 9/12 lalu.

Festival ini memperlihatkan beragam atraksi, diantaranya jaran kepang yang dilakukan di bantaran dan dalam sungai tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo Agung Wibowo yang membacakan sambutan Bupati Agus Bastian mengatakan Festival Bogowonto menjadi salah satu daya tarik potensi wisata Purworejo.

“Festival ini merupakan upaya untuk mengorganisasi pengelolaan Sungai Bogowonto berbasis masyarakat, dengan memperhatikan perspektif sejarah, seni budaya, kuliner dan keanekaragaman hayati,” katanya.

Ketua Panitia Festival Nicholaus Legowo mengatakan festival yang kedua ini adalah “corong konservasi”.

“Festival ini adalah untuk konservasi, edukasi dan rekreasi maka semua perhatian harus ditujukan ke sungai ini sehingga didirikan Mangrove Institute di dua desa. Festival ini juga sebagai rasa syukur kami karena sungai ini telah memberikan keuntungan untuk pertanian, peternakan dan lainnya,” katanya.

Lima desa terlibat dalam kegiatan ini yakni Bagelen, Krendetan, Kalirejo, Ketangi dan Jenar Wetan. Rangkaian acara dalam festival ini dimulai dengan ruwatan sungai dan guyang jaran di sungai dalam bentuk tarian kolosal dilanjutkan dengan kirab hasil bumi doa lintas agama dan pentas seni.

Reporter: Evie
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*