Peringatan Hari Guru dan HUT PGRI Dirayakan Meriah di Bojong Gede

PGRI Bojong Gede pada peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-73, Sabtu 24/11/2018 (dok. KM)
PGRI Bojong Gede pada peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-73, Sabtu 24/11/2018 (dok. KM)

BOGOR (KM) – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Bojong Gede, Kabupaten Bogor, membagikan sembako kepada masyarakat tidak mampu dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-73 pada Sabtu, 24 November 2018.

“PGRI membagikan 100 paket sembako untuk kaum dhuafa. Kegiatan PGRI berbagi adalah bentuk kepedulian PGRI untuk kaum dhuafa di sekitar lingkungan Bojong Gede,” kata Sekretaris Panitia Pelaksana Hari Guru, Ervina Sari kepada wartawan di Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Senin 26/11.

Acara yang dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Luthfi Syam itu mengangkat tema “Guru memacu transformasi pendidikan” dan “Wujudkan guru sebagai penggerak perubahan menuju Indonesia cerdas, berkarakter, dalam revolusi industri 4.0”.

“Dengan diadakannya serangkaian kegiatan bertujuan untuk silaturrahmi antara guru se-Kecamatan Bojong Gede, menjujung tinggi sportifitas dalam perlombaan olah raga dan meningkatkan profesional guru dalam kegiatan bimtek CPAK,” ujar Vina, yang menambahkan bahwa kegiatan tersebut disponsori oleh partisipasi guru, Bank Jawa Barat, PPKK dan Teh Botol Sosro.

Advertisement

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Supriyati mengatakan Hari Guru Nasional pada tahun ini berjalan sesuai harapan.

“Tanggapan saya untuk HGN cabang Bojong Gede sih, sukses, guru antusias, lancar dan tertib. Harapan kepada panitia agar lebih solid secara menyeluruh, kepada para guru-guru,” katanya.

Dia pun berharap kepada guru agar menjadi guru yang ikhlas, profesional.

“Kepada para pemimpin agar lebih memperhatikan kesejahteraan guru,” ucapnya.

Camat Bojong Gede, Dace Hatomi yang ikut memeriahkan kegiatan tersebut juga mengungkapkan bahwa pada tahun ini kegiatan Hari Guru Nasional berbeda dengan tahun 2017.

“Lebih meriah aja dari tahun lalu dan beda konsep, supaya lebih gebyar jadi satu titik lombanya,” katanya.

Reporter : Deva
Editor : HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: