Tim Gabungan Padamkan Kebakaran 300 Ha Lahan di Lereng Merbabu

Tim Gabungan dari TNI, Polri, BPBD, para relawan dan masyarakat setempat melakukan pemadaman dari 17/10/2018 hingga Jumat 19/10/2018.
Tim Gabungan dari TNI, Polri, BPBD, para relawan dan masyarakat setempat melakukan pemadaman dari 17/10/2018 hingga Jumat 19/10/2018.

SEMARANG (KM) – Pemadaman api akibat kebakaran hutan di kawasan Lereng Gunung Merbabu tepatnya di daerah Getasan, Kabupaten Semarang sudah mulai membuahkan hasil. Perjuangan tak kenal lelah Tim Gabungan dari TNI, Polri, BPBD, para relawan dan masyarakat setempat itu dipimpin oleh Pasiops Kodim 0714/Salatiga (SLT) Kapten Inf. Untung dan Danramil 03/Getasan Kapten Inf. Hermanus, Jumat 19/10/2018.

Perjuangan pemadaman api dimulai sejak Rabu (17/10/2018) kemarin, dengan melakukan pemadaman dan penyekatan agar api tidak melebar dan meluas. Walaupun dengan alat tradisional dan seadanya seperti sabit, parang, pacul dan obyok, tim gabungan itu terus berupaya untuk memadamkan api sambil menunggu bantuan helikopter M-18 dari BNPB untuk membantu pemadaman dengan water bomb, khususnya di wilayah yang sulit dijangkau.

Dandim Salatiga, Letkol Prayoga Erawan menerangkan bahwa pemadaman difokuskan di tiga wilayah yaitu di Dusun Thekelan, Dusun Gedong dan Dusun Macanan.

“Lahan yang terbakar mencapai lebih kurang lebih 300 hektar. Kesulitan yang dihadapi tim di lapangan karena medan yang berat serta terbatasnya sarana dan prasarana pemadaman, namun demikian sampai saat ini api sudah mulai padam,” urai Dandim melalui pesan singkat.

Ia menerangkan, pihaknya bersama personel Polres, BPBD, relawan dan masyarakat sekitar akan terus berjuang hingga api di lereng Merbabu benar-benar padam. Karena selain akan berdampak pada kerusakan lingkungan, akibat kebakaran ini juga berdampak pada kesehatan masyarakat sekitar, khususnya menimbulkan penyakit ISPA.

“Semoga bantuan heli water bomb dari BPBD Provinsi dapat segera hadir untuk memadamkan api pada medan-medan yang sulit dijangkau,” pungkasnya.

Reporter: Marsono Rh
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*