Keluarga Korban Pesawat Jatuh JT-610 Masih Harapkan Keajaiban

Menteri Kesehatan Nila Moeloek turut berduka dan menjumpai Rismayanti, istri dari Sah Sahabudin (42), Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kesehatan Pelabuhan Pangkal Pinang di Posko Antemortem RS Bhayangkara, Jakarta 29/10/2018.
Menteri Kesehatan Nila Moeloek turut berduka dan menjumpai Rismayanti, istri dari Sah Sahabudin (42), Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kesehatan Pelabuhan Pangkal Pinang di Posko Antemortem RS Bhayangkara, Jakarta 29/10/2018.

CILEGON, BANTEN (KM) – Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kesehatan Pelabuhan Pangkal Pinang, Sah Sahabudin (42) yang tinggal di Perumahan Griya Cilegon Blok C.3 No. 13, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten masuk dalam manifes penumpang Lion Air yang naas di Perairan Karawang, Jawa Barat, Senin, 29/10.

Sejak dikabarkan ada pesawat naas dan Sahabudin ada dalam pesawat tersebut, rumah Sahabudin ramai dikunjungi tetangga sekitar yang ingin memastikan kebenaran kabar tersebut bahwa pemilik rumah menjadi salah satu korban jatuhnya Lion Air tersebut.

“Sahabudin sudah lima tahun bekerja di Kantor Kesehatan Pelabuhan Pangkal Pinang. Sering pulang ke Serang dia kalau libur kerja, dan tadi berangkat pagi untuk kerja lagi. Ga nyangka bakal jadi kabar duka,” kata Anis, Senin, 29/10.

Advertisement

“Pihak keluarga masih berharap Sah Sahabudin selamat dan dapat ditemukan dalam kondisi hidup,” harapnya.

“Selain mendatangi Bandara Soetta, kami juga terus pantau perkembangan informasi kecelakaan pesawat Lion Air melalui pemberitaan,” tuturnya.

Pekerja rumah tangga Pak Budin, Ida Wati mengatakan dari siang banyak yang sudah berkunjung.

“Dari siang ramai yang datang ingin memastikan dan mencari kebenaran informasi tentang Bapak Budin yang menurut informasi menjadi salah satu korban jatuhnya pesawat Senin pagi,” katanya.

Reporter: Marsono Rh
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: