Eksekusi Rumah di Kolong Jelana Batal, Ketua harian LMP: “Plt Walikota Pangkalpinang Bersikap Banci”

Ketua harian ormas Laskar Merah Putih Babel, Rizal (dok. KM)
Ketua harian ormas Laskar Merah Putih Babel, Rizal (dok. KM)

PANGKALPINANG (KM) – Batalnya eksekusi rumah yang berada di sekitar kolong jelana mendapatkan kritikan dari ketua harian ormas Laskar Merah Putih (LMP) yang menyebut Plt Walikota Pangkalpinang terkesan bersikap “banci” dalam menangani masalah ini.

Senin (2/10) lalu, rombongan tim dari Pemerintah Kota Pangkalpinang, yakni Satpol PP yang berencana akan melakukan eksekusi rumah di sekitaran kolong jelana berakhir batal dilakukan, sebab setelah diketahui ternyata sebelumnya sudah ada perundingan penyelesaian permasalahan “kemanusiaan dan kerohiman” dengan pemilik rumah tersebut, tapi sayangnya perundingan ini mengalami jalan buntu.

Menurut Rizal, masalah ini “mudah diatasi” seandainya Plt Walikota Pangkalpinang memiliki niat.

“Semestinya permasalahan ini mudah diatasi, kalau seandainya pemberi kebijakan yaitu M. Sopian selaku Plt Walikota Pangkalpinang waktu itu ikut menghadiri kegiatan eksekusi di lokasi kolong jelana, serta berniat untuk menyelesaikan permasalahan ini. Tapi pada kenyataan sebaliknya, disini saya melihat tidak adanya nampak M. Sopian di lokasi. Sehingga saya menilai Plt Walikota Pangkalpinang terkesan menghindar dari pokok masalah saat ini yang dihadapi oleh Pemerintah itu sendiri, seakan-akan bersikap seperti banci saja,” ujar Rizal.

“Setelah mengecek tentang keberadaan M. Sopian di Kantor, ternyata Plt Walikota Pangkalpinang sedang DL [dinas luar kota]. Semenjak perencanaan eksekusi itu batal dilakukan sampai saat ini hari Senin (8/10) belum masuk kantor juga,” lanjutnya.

Sementara itu Sekda Pangkalpinang Radmida Dawam saat dimintai keterangan oleh KM Selasa (9/10) juga enggan memberi keterangan.

“Saya minta maaf, karena lagi beberapa hari ini lagi ikut seleksi JPT di Provinsi, mungkin bisa menghubungi asisten 1 pak Suparyono dan kasat Pol PP pak Rasdian sebagai penegak Perda. Saya lagi ikut ujian,” kata Radmida lewat pesan singkat.

Sementara itu, kedua Pejabat Pemkot yang dimaksud juga tidak ada di kantor. Ketika dihubungi melalui WhatsApp, Suparyono selaku Asisten 1 belum memberi jawaban hingga pemberitaan ini diturunkan.

Reporter: Robi Karnito
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*