Anggota DPRD Babel Akui Karyawan SPDN Miliknya Jual Solar ke Bukan Nelayan

Petugas kepolisian dari Ditpolair Polda Babel menunjukkan barang bukti solar yang berada dalam mobil (dok. KM)
Petugas kepolisian dari Ditpolair Polda Babel menunjukkan barang bukti solar yang berada dalam mobil (dok. KM)

BANGKA (KM) – Wakil Pimpinan DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Deddy Julianto akhirnya mengakui kalau 2 petugas nosel di SPDN (Solar Packed Dealer Nelayan) Jelitik Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Babel, memang benar adalah pegawainya. Keduanya ditangkap karena melakukan penyalahgunaan BBM jenis solar.

Ditemui di ruangannya, Selasa 22/10, politisi partai Gerindra ini meminta agar berita ini “tidak dibesar-besarkan” dan cukup silent saja.

“Ini sebenarnya ulah oknum pegawai saya. Ibarat kalau mau membunuh tikus jangan rumahnya ikut dibakar,” katanya mengawali perbincangan.

Dibeberkan Dedi Julianto, SPDN miliknya mendistribusikan BBM jenis solar sesuai prosedur. “Peruntukan BBM di SPDN itu kan untuk nelayan. Saya dengan tegas patuh terhadap aturan. Setiap nelayan ataupun kapal harus punya kartu baru bisa membeli BBM. Kartu PPN itu juga tidak boleh sering digunakan setiap hari harus berkelang,” bebernya.

Disinggung terkait penangkapan pegawainya, Dedi sekali lagi menegaskan itu ulah oknum. “Kalau kita
mau mencari kesalahan orang, banyak SPDN yang menjual tidak sesuai peruntukan. Jelas-jelas SPDN buat nelayan ini banyak yang datang pakai mobil,” katanya sembari mengatakan ini juga ulah kompetitor.

Advertisement

Sebelumnya, Unit Opsnal Subdit Gakkum Direktorat Polair Polda Babel pada Kamis 11/10 sekira pkl 18.00 WIB mengamankan 2 orang di SPDN Jelitik Kecamatan Sungailiat.

Adapun 2 pegawai SPDN milik Dedi Julianto bernama Jerry Kumbara (31) dan Rolly Kurniawan alias Awin (33).

Informasi yang didapatkan dari kanal berita hunterpers.com, anggota Subdit Gakkum Polair Polda Babel mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa adanya indikasi penyelewengan BBM bersubsidi jenis solar di SPDN Jelitik Sungailiat yang mana seharusnya BBM tersebut dialokasikan untuk nelayan namun terdapat dugaan bahwa BBM tersebut ada yang disalurkan bukan kepada nelayan.

Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota lidik Subdit Gakkum melakukan penyelidikan dan mengamankan Rolly. Dari interogasi Rolly Kurniawan didapat keterangan bahwa dirinya dihubungi oleh Jerry Kumbara untuk mengambil jerigen dan angkut BBM solar dari SPDN Jelitik ke kontrakan Jerry Kumbara dan dibayar Rp200 ribu.

Sementara dua orang tersangka dan barang bukti dibawa ke Mako Ditpolair untuk menjalani proses lebih lanjut.

Reporter: Robi Karnito
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: