Kasat Lantas Polres Basel Bantah Terlibat Perselingkuhan dengan Istri Anggota Brimob

Kasat Lantas Polres Bangka Selatan AKP Adi Wirana dan istrinya (dok. KM)
Kasat Lantas Polres Bangka Selatan AKP Adi Wirana dan istrinya (dok. KM)

PANGKALPINANG (KM) – AKP Adi Wirana, Kasat lantas Polres Bangka Selatan (Basel), sempat diisukan terlibat dugaan perselingkuhan dengan WS, istri anggota Brimob Polda Babel. Membantah tudingan tersebut, AKP Adi Wirana mengecam ulah oknum yang menyebarluaskan Laporan Informasi (LI) sehingga beredar luas di kalangan masyarakat hingga terekspos di media online lokal.

Kamis (27/9) dalam keterangan persnya di Hotel Centrum Pangkalpinang, AKP Adi yang didampingi istrinya menyangkal informasi terkait dugaan perselingkuhan dirinya dengan WS yang tersebar melalui LI di salah satu hotel berbintang di wilayah Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) pada Selasa (11/9).

“Jadinya sepihak ini. LI itu setiap anggota Polri bisa membuat LI. Cuman kan, LI juga harus melalui proses apakah A1 [benar] atau tidak. Memang, secara etika saya akui salah, dan pihak Propam Polda Babel sudah melakukan pemeriksaan dan saya siap menerima konsekuensinya,” tutur AKP Adi Wirana

Adi menduga, LI yang dibuat oleh Briptu RP (suami WS) dan disebarluaskan bersifat pengalihan isu saja untuk memperjuangkan hak asuh anak lantaran hubungan pernikahan keduanya saat ini tengah di ujung tanduk karena Briptu RP digugat cerai WS dan telah menjalani proses sidang pertama pada Rabu (19/9) sepekan pasca dugaan perselingkuhan yang mana gugagatan cerai itu sudah lama diajukan oleh WS.

“Kalau memang terjadi perselingkuhan kenapa tidak jadi penggerebekan, apalagi pada saat itu mereka sudah mengetahui keberadaan saya di hotel. Selama berada di hotel saya bahkan sempat komunikasi dengan seorang perwira brimob yang kebetulan berada di hotel juga. Kalau memang terjadi apa-apa disana pasti ada bekasnya, kalau memang tidak ditemui bukti kan bisa divisum juga. Kenapa mereka tidak lakukan. Bahkan malamnya, setiba istri saya dari Jakarta kami langsung menuju hotel kembali untuk menemui Wina sekaligus memberikan nasehat padanya,” tambah AKP Adi Wirana.

Bahkan, dirinya dan istri pun sempat menyapa anggota Brimob Brigadir Aryo yang kebetulan ada disana karena dirinya dan istri beranggapan tidak ada masalah perselingkuhan karena memang sudah kenal baik dengan WS dan keluarganya.

Ditegaskannya sekali lagi, pertemuan awal dirinya dengan WS tak lain ialah keinginan WS untuk berkonsultasi terkait permasalahan keluarga yang sedang dijalani dirinya. Apalagi, hari itu pula kakak kandung WS berkunjung ke Pangkalpinang dari Pulau Belitung dan meminta bantuan Adi Wirana membuka hotel tadi untuk beristirahat selama berada di Pulau Bangka.

“Hotel itu sudah saya buka kan, namun WS belum menuju ke hotel karena masih ada pekerjaan. Saya saat itu komunikasi sama Wina apa ia sudah di hotel belum, namun masih ada kerjaan, WS minta tolong kan langsung diambilkan kunci, saya ambil. Kamar sudah saya buka, kunci sudah diambil lalu saya tinggakan turun dalam keadaan terbuka dengan kunci ada disana,” kata AKP Adi Wirana

“Kita telfon-telfonan kan, dia ngasih tahu dia sudah sampai, sudah di kamar, saya pikir sudah ada keluarganya. Saya kembali ke kamar, dan saat saya datang rupanya belum datang keluarganya, jadi pas datang disuruh masuk oleh WS, karena sudah kenal baik dan pintu kamar terbuka saat itu. Saya kan gak enak lama-lama, memang sempat ngobrol sebentar masalah keluarganya itu. Sudah itu saya izin pulang karena mau jemput istri dulu ke bandara dan janjian bertemu kembali. Setelah jemput istri, kembali ke hotel sama istri, telfon gak diangkat, apa sudah tidur, yang jelas keluarganya sudah datang,” beber Adi.

Reporter: Herdianto
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*