Hampir 600 Penerima Zakat Terima Santunan dari Pemkot Jaksel

Walikota Jakarta Selatan Marullah Matali tengah menyerahkan bantuan kepada 596 mustahik secara simbolik
Walikota Jakarta Selatan Marullah Matali tengah menyerahkan bantuan kepada 596 mustahik secara simbolik

JAKARTA (KM) – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan baru-baru ini telah menggelar acara santunan yang diberikan kepada 596 penerima zakat atau mustahik, sebagai wujud program Pendayagunaan Dana Zakat, Infaq dan Shadaqah BAZIS tingkat Kota Administrasi Jakarta Selatan, di Ruang Serbaguna Masjid Daarul Adzkaar, Kelurahan Lebak Bulus, Kecamatan Cilandak, Kamis (20/9).

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Walikota Administrasi Jakarta Selatan Marullah Matali, yang didampingi Ketua TP PKK Kota Administrasi Jakarta Selatan Komariah, Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Jakarta Selatan H. Mamur, serta Ketua BAZIS Jakarta Selatan Sutriana Lela.

Dalam kesempatan itu, Marullah mengatakan bahwa para mustahik yang menerima santunan tersebut terdiri dari yatim, dhuafa, marbot, guru honorer madrasah, guru TPA, dan juga guru ngaji.

“Santunan ini dimaksudkan untuk lebih memberdayakan masyarakat. Tidak hanya mengumpulkan saja, tapi kita pilih orang-orang yang pantas untuk mendapatkan santunan atau pendayagunaan zakat infak dan shadaqah ini,” paparnya.

Walikota juga menjelaskan, setiap kelurahan dan kecamatan memiliki kontribusi penting dalam pemberian santunan ini. Karena dari merekalah, data-data mengenai siapa saja yang pantas menerima santunan dari Pemkot Jaksel dapat terkumpul.

“Kita juga dibantu dari beberapa yayasan-yayasan tertentu yang ada di Jakarta Selatan,” ujarnya.

Marullah juga berpesan kepada para penerima santunan untuk kiranya dapat menggunakan bantuan yang diberikan dengan sebaik mungkin.

“Manfaatkan dengan baik. Jangan terlalu khawatir dengan kekurangan biaya karena sedikit-sedikit BAZIS masih bisa membantu. Bekerja keras, InsyaAllah, di tahun-tahun berikut kita akan diberikan keberkahan hidup, sehingga bisa menjadi orang yang mengeluarkan zakat, infaq dan shadaqah,” himbaunya.

Di kesempatan yang sama, Sutriana Lela menuturkan bahwa 596 mustahik tersebut berasal dari dua wilayah kecamatan, yakni Kecamatan Cilandak dan Kecamatan Pancoran. Adapun rinciannya adalah 44 marbot, 115 dhuafa, 42 guru ngaji, 37 guru TPA, 148 yatim, 39 guru honor madrasah dari Kecamatan Cilandak, serta 85 yatim dan 86 dhuafa dari Kecamatan Pancoran.

“Setiap mustahik menerima Rp 1 juta,” pungkas Sutriana.

Pada kesempatan ini, BAZIS Jaksel juga menerima bantuan dari Bank BJB sebesar Rp 10 juta, yang diserahkan langsung oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan kepada Kepala BAZIS Jakarta Selatan.

Reporter: Goes/red
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*