Rusak Lingkungan, Warga Khawatirkan Penambangan Tanah Merah Ilegal di Desa Gorowong Parung Panjang

Aktivitas pengerukan tanah merah ilegal di Desa Gorowong, Kecamatan PArung Panjang, Bogor (dok. KM)
Aktivitas pengerukan tanah merah ilegal di Desa Gorowong, Kecamatan Parung Panjang, Bogor (dok. KM)

BOGOR (KM) – Penggalian tanah merah ilegal terus berlangsung di Kp. Pabuaran Ater, Desa Gorowong, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor. Dari informasi yang diperoleh kupasmerdeka.com, tanah yang digali tersebut diperuntukkan sebagai bahan dasar keramik di Desa Gorowong.

“Penggalian tersebut tanahnya milik H. Upang yang gak jauh dari Desa Gorowong rumahnya. Sekitar dua hari yang lalu kurang lebih sempat tidak beraktifitas lagi penggalian itu karena adanya polisi yang datang ke lokasi penggalian,” ungkap seorang warga setempat yang mengaku bernama Bewok, Kamis 16/08/2018.

“Penggalian tidak beraktifitas lagi jika siang hari, paling malam hari karena sempat datang polisi ke penggalian H. Upang, tapi sekarang memang mulai menambang lagi di siang hari, yang mengelola biasanya anaknya H. Upang, ” jelas Bewok.

Penggalian tanah merah dengan liar itu diduga telah merusak lingkungan. “Sejak ada pengerukan tanah merah, akses jalan menjadi kotor karena banyak tanah berceceran terbawa truk pengangkut,” sambung Bewok kepada KM.

“Jalan lingkungan kami ini kan sempit, sementara tiap hari bisa puluhan truk hilir mudik mengangkut tanah merah. Selain mengganggu, tanah yang tercecer membuat jalanan berdebu ketika hari panas dan licin berlumpur ketika hujan, sehingga rawan kecelakaan penduduk setempat,” papar Bewok.

Dari aktivitas penggalian tersebut, warga mendesak aparat Kecamatan agar segera mengambil tindakan tegas menutup galian tanah merah tersebut karena khawatir jika terus dibiarkan bisa mengakibatkan tanah yang dikeruk tidak akan direklamasi dan ditinggal begitu saja.

”Mereka yang untung, tapi kami yang terkena dampak kerugian lingkungannya,” tutup Bewok kamis 16/08/2018.

Reporter : azs/wn/nr
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*