Kejati Babel Baru Tetapkan Satu Tersangka Kasus Cetak Sawah

Gedung Pidsus Kejati Babel (dok. KM)
Gedung Pidsus Kejati Babel (dok. KM)

BABEL (KM) – Dalam menangani kasus korupsi proyek cetak sawah tahun anggaran APBN 2016 dengan dana sebesar Rp140 milyar, akhirnya Kejati Babel menetapakan satu orang tersangka.

“Untuk sementara baru satu orang yang resmi ditetapkan sebagai tersangka,” ungkap Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Babel Roy Arland kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (21/8/2018).

Roy Arland mengungkapkan, penetapan satu orang tersangka didasari dari penyidik Pidsus Kejati Babel terhadap perkara kasus Dugaan Korupsi proyek cetak sawah yang berdasarkan dua alat bukti.

“Penetapan satu orang tersangka proyek cetak sawah oleh penyidik berdasarkan dua alat bukti,” ujar Roy Arland.

Ketika ditanyai tentang siapa nama satu orang tersangka yang dimaksud, Roy Arland menerangkan kepada awak media bahwa ia berinisial KA.

“Yang sudah ditetapkan sebagai tersangka yaitu KA selaku PPK proyek cetak sawah,” kata Roy.

Sementara itu, Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Babel Eddy Ermawan melalui kepala seksi penyidikan (Kasidik) Wilman Ernaldi menegaskan perkara kasus dugaan korupsi Proyek Cetak Sawah tidak berhenti pada satu orang tersangka itu saja, melainkan dalam perkembangan penyidikan nantinya tidak menutup kemungkinan akan mengarah kepada tersangka yang lainnya.

“Tidak menutup kemungkinan nantinya dalam perkembangan penyidikan mengarah kepada tersangka lainnya,” tegas Wilman di kantor Kejati Babel.

Sebelumnya, guna menuntaskan perkara kasus dugaan korupsi proyek cetak sawah, tim penyidik pidsus Kejati Babel telah melakukan penggeledahan di dua tempat berbeda yakni Kantor Dinas Pertaninan Babel dan Kantor Dinas Pertanian Bangka.

Reporter: Herdianto
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*