Galang Bantuan untuk Lombok, Mahasiswa STKIP Muhammadiyah dan Warga Desa Benteng Ciampea Gelar Bazar dan Panggung Rakyat

Bazar dan panggung rakyat di Pasar Ciampea untuk menggalang dana bantuan bagi korban gempa Lombok, Minggu 26/8/2018 (dok. KM)
Bazar dan panggung rakyat di Pasar Ciampea untuk menggalang dana bantuan bagi korban gempa Lombok, Minggu 26/8/2018 (dok. KM)

BOGOR (KM) – Mahasiswa KKN-DIK STKIP Muhammadiyah bersama-sama dengan Karang Taruna dari RW 03 Desa Benteng, Ciampea, dan scooterist bekerjasama mengadakan galang dana bantuan bagi korban gempa Lombok pada hari Minggu (26/08/2018) di Pasar Ciampea Indah.

Kegiatan ini dilakukan selama 2 hari pada tanggal 25 dan 26 Agustus 2018. Pada tanggal 25 Agustus lalu, penggalangan dana dilakukan di pinggir jalan dan pasar-pasar di Kecamatan Ciampea. Pada puncak acara kemarin, penggalangan dana dilakukan dengan menggelar bazar dan panggung rakyat.

Iksan Awaludin, koordinator acara dari mahasiswa KKN-Dik STKIP Muhammadiyah Bogor, menyatakan, “Dari kegiatan ini, kami dan kawan-kawan mengharapkan pemerintah fokus kepada saudara kita yang terkena musibah di NTB, lebih tepatnya di Lombok sana. Kami disini menegaskan pemerintah harus menetapkan becana Lombok sebagai becana nasional jika mengacu kepada Undang-Undang (UU) Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.”

“Jangan ada egosentris disini, mentang-mentang aset di Lombok banyak, pemerintah tidak mau untuk menstatuskan lombok sebagai becana nasional karena diduga takut kehilangan investor di Lombok. Dimana nalar kamanusiaannya kalau seperti ini? Bila sudah ditetapkan sebagai bencana nasional, Presiden segera menindaklanjutinya dengan inpres penanganan pascagempa, membangun rumah rakyat, fasilitas umum, dan lain sebagainya dalam bentuk crash program APBN, karena diduga keuangan Pemprov NTB tidak akan mampu untuk menangani pascagempa Lombok ini,” tegas Iksan.

Lebih jauh Iksan mengatakan jika status bencana nasional juga akan membuka ruang partisipasi lembaga-lembaga internasional dan negara sahabat yang peduli dengan dampak gempa ini.

Sementara itu, Saidina Ali selaku Ketua Karang Taruna RW 03 menjelaskan jika dalam acara Peduli Lombok tersebut ada beberapa rangkaian acara seperti konser amal, bazar pakaian, serta penggalangan dana.

“Alhamdulillah responsif masyarakat sangat luar biasa di agenda bazar akbar Lombok ini, mereka membeli pakaian bazar di sisi lain sambil beramal dan Alhamdulillah dihadiri pula Kepala Desa Benteng selaku pemimpin wilayah tersebut, dan saya berterima kasih kepada teman-teman yang telah menyelenggarakan acara ini, semoga menjadi amal baik kita semua,” ujar Ali.

Alpa Baskoro, Koordinator dari Scooterist Bogor Barat, juga turut memberikan komentarnya dalam acara peduli Lombok tersebut. “Saat ini kita harus bergerak membantu saudara saudara kita di Lombok, karena di lombok sana saudara-saudara kita sangat membutuhkan uluran tangan kita, sedikit banyak nya hasil galang dana ini semoga bisa bermanfaat untuk sodara kita disana,” ungkap Alpa Baskoro.

Alfian Fahlevi, dari divisi penghimpun LAZISMU Kabupaten Bogor mengatakan, “Alhamdulillah kami dipercayai untuk menghimpun hasil donasi ini untuk sodara kita di lombok dan kami dari LAZISMU Membuka se-lebar-lebarnya kepada organisasi atau komunitas untuk membantu bencana alam khususnya di Lombok dan umumnya di seluruh Indonesia dalam penyaluran dana.”

Reporter: Hendra
Editor: HJA

1 Comment

  1. Pokonya kalau udah Katar benteng bergerak semuanya selsai deh, hehehehe.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*