Bupati Aceh Utara: Tidak Boleh Lagi Ada Bimtek Aparatur Desa di Luar Aceh

Surat edaran Bupati Aceh Utara terkait penegasan tentang pelaksanaan Bimtek Aparatur Gampong. (dok. KM)
Surat edaran Bupati Aceh Utara terkait penegasan tentang pelaksanaan Bimtek Aparatur Gampong. (dok. KM)

ACEH UTARA (KM) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara meminta para kepala desa supaya pelaksanaan bimbingan teknis (bimtek) terhadap aparatur desa tidak diadakan lagi di luar daerah mulai 2019. Bimtek itu harus diadakan di Aceh Utara atau daerah lain di Aceh, sehingga dana desa tidak keluar dari Tanah Rencong.

Hal itu disampaikan Bupati Aceh Utara, H Muhammad Thaib kepada keuchik (kepala desa) melalui camat masing-masing dalam surat edarannya. Tujuan surat itu untuk mengantisipasi supaya dana APBG masing-masing desa mulai 2019 tidak berputar di luar Aceh. Tapi dana tersebut harus sepenuhnya dapat dimanfaatkan di Bumi Serambi Mekkah.

“Surat tersebut sudah disampaikan kepada semua camat untuk diteruskan ke keuchik. Jadi, ini tahun terakhir bagi aparatur desa mengikuti bimbingan teknis di luar daerah. Selama ini, kita lihat belum ada hasil dari bimbingan teknis yang diikuti di luar daerah,” ujar Cek Mad – sapaan akrab Bupati Aceh Utara – kepada wartawan KM, kemarin 24/8.

Cek Mad juga meminta kepada camat untuk menyampaikan penegasan tersebut kepada keuchik dan mengawasinya, sehingga ke depan tak ada lagi keuchik yang membuat perencanaan untuk bimtek ke luar daerah. “Karena, dengan diadakan bimtek di sini (Aceh Utara), itu bisa memberdayakan ekonomi masyarakat dan juga bisa meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) untuk Aceh Utara,” ulasnya.

Reporter: Red.MN
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*