Aktivis Desak PDAM Kota Bogor Tanggap Atasi Kesulitan Air di Bogor Tengah dah Bogor Timur
BOGOR (KM) – Terhitung sejak 08 Juli 2018 terdapat titik-titik kekeringan dan tidak keluarnya air dari pengelolaan Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Pakuan (PDAM) Kota Bogor. Hal tersebut diungkapkan Presiden Mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Pakuan (UNPAK) Bogor, Muhammad Dwiansyah Damanik.
“Sejak bulan Juli 2018 sebagian besar daerah di Kota Bogor mengalami kesulitan aliran air dari PDAM Kota Bogor, seperti di Kecamatan Bogor Tengah Panaragan, Sempur, dan Tegallega, Kecamatan Bogor Timur Baranang Siang, Katulampa, Sindangrasa, Sindangsari, Tajur,” ungkap Dwiansyah kepada kupasmerdeka.com Selasa 17/07/2018.
“Ya banyak masyarakat Kota Bogor yang mengeluh dengan aliran air PDAM yang sering mati dan tidak mengalir hingga berjam-jam lamanya, bahkan sampai ada yang berhari-hari,” lanjutnya.
“Pengelolaan air oleh PDAM Tirta Pakuan semakin buruk saja, semenjak bulan Juli 2018 hingga hari ini, karena tidak lancarnya air yang mengalir apalagi pada pagi, siang, dan malam hari, di beberapa wilayah di Kota Bogor.”
“Sumber daya air merupakan salah satu sumber penghidupan yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat. Kebutuhan akan air meningkat seiring dengan meningkatnya pertumbuhan penduduk dan kegiatan pembangunan,” tuturnya.
Ia jugan mengatakan bahwa kesulitan dalam distribusi air bagi sebagian warga Kota Bogor bertentangan dengan visi, misi serta kebijakan mutu PDAM Kota Bogor.
“Kebijakan Mutu PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor, yaitu mengutamakan kepuasan pelanggan dengan mutu standar terbaik, melalui pelaksanaan motto perusahaan ‘handal dalam pekerjaan, prima dalam pelayanan, dan melalukan pengembangan yang berkesinambungan’. Apabila kita melihat bahwa dari kalimat di atas bahwa harusnya, tidak adanya lagi kekeringan yang melanda kota Bogor untuk konsumen. Maka dari itu kami menegaskan kepada PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor untuk segera selesaikan permasalahan masyarakat atas sulitnya mendapatkan distribusi air sebagai pelanggan,” bebernya.
“Segera stabilkan air yang seharusnya diperlukan oleh masyarakat luas. Optimalkan pelayanan yang seharusnya diberikan kepada masyarakat Kota Bogor yang menggunakan air dari PDAM, perbaiki seluruh pipa air PDAM yang bocor dan perlu adanya pengawasan di setiap titik pipa air,” ujarnya.
Reporter: Dody
Editor: HJA
Leave a comment