Partai Hanura Kebumen Buka Posko Mudik Gratis

Retno Dwi Sisyanti selaku Ketua DPC Partai Hanura Kebumen melakukan pengecekan fasilitas dan kesediaan obat dan makanan untuk keperluan posko mudik gratis, 17/6/2018
Retno Dwi Sisyanti selaku Ketua DPC Partai Hanura Kebumen melakukan pengecekan fasilitas dan kesediaan obat dan makanan untuk keperluan posko mudik gratis, 17/6/2018

KEBUMEN (KM) – Bertempat di seberang SMUN Kutowinangun, Kebumen, posko mudik ini melengkapi 12 kota posko mudik Partai Hanura. Kota lain yang juga dilengkapi posko mudik Hanura yaitu Kalimalang, Cikampek, Nagrek, Cirebon, Ciamis, Brebes, Batang, Semarang, Banyumas, Sragen, Boyolali dan Ngawi. Posko ini dibuka 13- 20 Juni 2018.

Posko mudik partai di bawah Ketua Umum Oesman Sapta Odang (OSO) ini melengkapi posko-posko mudik yang berderet di sepanjang jalur lintas mudik baik lintas utara maupun lintas selatan. Mengapa partai ini membuat posko mudik, lalu apa yang beda dengan posko ini?

Ditemui di posko mudik Sabtu malam, 16/6/2018 Ketua DPC Partai Hanura Kebumen, Retno Dwi Sisyanti mengatakan bahwa di posko ini disediakan minuman gratis seperti kopi, teh dan lainnya selama persediaan masih ada dan fasilitas lainnya. Ia juga mengaku bahwa Partai Hanura adalah partai yang “peduli pada pemudik.”

“Posko mudik Hanura ini sebagai wujud kepedulian partai bagi para pemudik. Dalam posko ini tersedia parkir dan toilet bersih, minuman dingin, mie instan, kopi dan teh,” katanya.

“Posko juga menyediakan kotak charger handphone dilengkapi dengan kunci, tenaga medis dan tukang pijat yang siap memijat para pemudik setelah perjalanan jauh. Obat-obatan juga tersedia. Semuanya gratis,” lanjutnya.

“Kunjungan yang paling banyak pada hari Rabu 13/6/2018 sebelum lebaran untuk pemudik dari Jakarta dan sekitarnya menuju timur (Yogyakarta dan Jawa Timur). Dan mungkin karena letak posko yang berada di tengah antara Purwokerto dan Yogyakarta sehingga strategis bagi pemudik untuk istirahat,” paparnya.

Retno juga mengakui memang masih ada kekurangan atau ketidaknyamanan posko ini untuk dijadikan evaluasi agar ke depannya lebih baik.

“Posko memang belum sempurna tetapi mudah-mudahan bisa membantu pemudik. Dan kekurangannya akan kami evaluasi untuk menjadikan perbaikan ke depannya. Misalnya lantai dengan raise floor, stop kontak listrik yang lebih banyak, luas yang lebih besar dengan penambahan velbed,” pungkasnya.

Reporter: Marsono Rh
Editor : HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*