Panwaslu Kota Bogor Telusuri Peredaran Bahan-bahan Kampanye Hitam yang Jelekkan Bima Arya

Ilustrasi kampanye hitam/Black Campaign
Ilustrasi kampanye hitam/Black Campaign

BOGOR (KM) – Adanya temuan selebaran yang beredar di beberapa sudut Kota Bogor dan tersebar di media sosial, terutama grup WhatsApp, yang menjelekkan salah satu Calon Walikota Bogor diduga hasil perbuatan oknum yang ingin memperkeruh suasana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bogor.

Selebaran yang ditulis atas nama Aliansi Masyarakat Bogor (AMB) tentang beberapa hal terkait Calon Walikota Bogor Bima Arya dikatakan “tidak mendasar” dan perbuatan oknum tertentu yang menggangu suasana Pilkada di Kota Bogor.

Penelusuran kupasmerdeka.com dari beberapa narasumber organisasi aktivis di Kota dan Kabupaten Bogor, yang dihubungi tidak mengenal dan tidak tahu pasti tentang keberadaan AMB (Aliansi Masyarakat Bogor).

“Saya tidak mengerti dan tidak tahu AMB ini, apalagi terkait selebaran tentang Calon Walikota Bogor saya tidak paham hal itu,” ungkap aktivis Aliansi Masyarakat Penyelamat Bogor (AMPB) Ruhiyat Sujana kepada kupasmerdeka.com melalui telepon selular, Selasa 08/05/2018.

Advertisement

Hal senada juga disampaikan aktivis Aliansi Mahasiswa Bogor (AMB) Boethy, “kami Aliansi Mahasiswa Bogor bukan Masyarakat Bogor, saya tidak tahu pasti Aliansi Masyarakat Bogor mungkin saja hanya organisasi buatan taktis saja,” ujarnya.

Sementara Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Bogor Yustinus Eliyas Mau mengatakan, “terkait selebaran tersebut Panwaslu Kota Bogor belum menerima laporan dari pihak terkait. Hal ini haruslah hati-hati jangan terjebak dengan adu domba,” ungkapnya melalui telepon selular (08/05).

“Saya Panwaslu sedang berkoordinasi dengan Kepolisian kaitan dengan surat kaleng kampanye hitam. Jika nanti terbukti, ini merupakan pelanggaran pidana,” kata Yustinus.

Terkait selebaran tersebut Panwaslu akan mendalami dan menelusuri hal tersebut.” Kami akan segera menelusuri dulu selebaran tersebut,” pungkasnya.

Reporter: Dody

Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*