Camat Sukmajaya Harapkan Kolaborasi Dinkes Depok dan FKKS Tidak Hanya Sebatas Seremonial Belaka

Camat Sukmajaya, Taufan Abdul Fatah saat diwawancarai KM (dok. KM)
Camat Sukmajaya, Taufan Abdul Fatah saat diwawancarai KM (dok. KM)

DEPOK (KM) – Tersedianya lingkungan yang bersih dan sehat senantiasa menjadi kebutuhan dalam kehidupan bermasyarakat, terlebih dalam kondisi saat ini dimana kebutuhan akan konsumsi semakin meningkat yang berakibat pada tingginya volume sampah di setiap sudut keramaian kota.

Belum lagi persoalan polusi udara yang kian memprihatinkan saat ini. Dalam rangka meminimalisir dampak negatif dari keadaan tersebut, Dinas Kesehatan Kota Depok melakukan kegiatan roadshow di seluruh Kecamatan di Kota Depok, termasuk di Kecamatan Sukmajaya.

“Dinkes melibatkan Forum Kesehatan Kecamatan Sukmajaya (FKKS) sebagai mitra dan berkolaborasi dengan masyarakat agar Depok menjadi kota sehat,” kata Taufan Abdul Fatah, Camat Sukmajaya.

“Sebelumnya kita sudah mencapai empat tatanan, mudah-mudahan di tahun 2019 nanti bisa meningkat dengan target salah satunya adalah industri dan perkantoran yang sehat, jadi ada penilaian terhadap perkantoran, salah satunya kantor kecamatan ini tidak boleh ada yang merokok dan sebagainya,” lanjut Taufan.

Terkait dengan keberadaan FKKS, Camat Sukmajaya juga menjelaskan jika yang menjadi sasaran dan arah kegiatan FKKS adalah terciptanya lingkungan yang sehat.

“Seperti yang tadi saya sampaikan, di perkantoran tidak boleh ada yang merokok, termasuk sampah dan PHBS nya,” jelas Taufan.

Advertisement

Saat ditanyakan terkait dengan tumpukan sampah di wilayahnya, yakni yang ada di Kelurahan Bakti Jaya, ia pun menerangkan jika hal tersebut ada dinas yang khusus menangani.

“Pertama yang harus kita lakukan adalah koordinasi, terutama menyangkut sampah itu ada dinas yang menangani khusus (DLHK), tentunya kami di wilayah bagaimana masyarakat supaya membuang sampah secara baik dan benar, secara sehat,” terang Camat.

Ia pun kembali menjelaskan bahwa untuk memutuskan itu semua dalam arti yang lebih strategis tentunya melibatkan pihak-pihak terkait.

“Seperti DLHK harus terlibat juga, karna menyangkut TPS, selain itu menyangkut lingkungan, tentu ada keterlibatan RT dan RW termasuk lurah dan camat, artinya kita harus melibatkan semua pihak,” ujarnya.

Mengenai harapan terkait kegiatan roadshow tersebut, Taufan mengatakan jika nantinya ada aplikasinya juga.

“Jadi bukan hanya sebatas seremonial, tapi lebih ke aplikasi,” pungkasnya.

Reporter: Indra Falmigo, Sudrajat
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*