Api Habisi 2 Rumah dan Seisinya di Gampong Aceh

Rumah semi permanen ludes terbakar pada Sabtu malam 19/5 (dok. KM)
Rumah semi permanen ludes terbakar pada Sabtu malam 19/5 (dok. KM)

ACEH TIMUR (KM) – Dua rumah warga type semi permanen ludes terbakar yang beralamat di Dusun Kuta Bate, Gampong Aceh, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur Pada Sabtu malam 19/5/2018, sekira pukul 23:45 WIB. Diduga kebakaran disebabkan akibat hubungan pendek arus listrik.

Adapun rumah yang terbakar tersebut masing-masing milik Aminullah alias Ayah Agam (60) dan milik Reza Palevi alias Ahok (45).

Saat terjadi kebakaran, rumah Ahok hanya didiami istri dan 3 anaknya sedangkan ia sendiri sedang melaut.

Menurut keterangan saksi mata sekaligus tertangga korban, Fadli (37) mengatakan, saat itu ia baru pulang kerja sekira pukul 23:45 WIB. Melihat api menyala di ruangan depan rumah milik Ahok, sontak Fadli berteriak sehingga seisi rumah terbangun dan langsung menyelamatkan diri dan Fadli menghubungi petugas pemadam kebakaran.

“Saat itu saya baru pulang kerja, dan melihat ada api kamar depan rumah Ahok, langsung saya teriak dan berusaha membangunkan pemilik rumah,” ujar Fadli.

Hanya dalam hitungan menit, api sudah membesar dan menyambar ke rumah milik Aminullah alias Ayah Agam yang berada di sebelahnya. Karena kedua rumah tersebut type semi permanen, api dengan cepat membesar dan menghanguskan seisi rumah.

Menurut keterangan istri Ahok, tidak ada barang berharga yang bisa diselamatkan, bahkan anak-anaknya tidak sempat mengenakan pakain saat keluar menyelamatkan diri. Ia juga sangat mengharapkan bantuan dari pemerintah untuk dapat melanjutkan kehidupan keluarganya.

“Tidak ada yang bisa diselamatkan semuanya sudah terbakar, bahkan anak-anak keluar tadi tidak mengenakan pakaian. Saya sangat mengharapkan bantuan dari pemerintah untuk bisa melanjutkan kehidupan keluarga saya karena saat ini kami sudah tidak punya apa-apa lagi,” ujarnya seraya mencucurkan air mata.

Sementara itu, Tuha Peut Gampong Aceh Said Agil juga mengharapkan hal yang sama dengan korban, mengingat kedua korban tersebut tergolong keluarga kurang mampu.

“Saya juga mengharapkan bantuan dari pemerintah, mengingat keduanya merupakan keluarga yang kurang mampu,” ucap Said.

Said Agil juga sangat berterima kasih kepada pihak pemadam kebakaran karena dengan sigap langsung terjun kelokasi kebakaran di Desanya itu.

Api baru bisa ditaklukkan 2 jam kemudian pada Minggu (20/5) dini hari sekira pukul 02:00 WIB setelah 4 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Reporter : ZK
Editor : HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*