Satukan Komunitas MX King Lintas Wilayah, PMKI Gelar Kopdargab Jilid 5

Persaudaraan Tanpa Batas, PMKI Kembali Gelar KOPDARGAB Jilid 5 (dok. KM)
Persaudaraan Tanpa Batas, PMKI Kembali Gelar KOPDARGAB Jilid 5 (dok. KM)

JAKARTA (KM) – Paguyuban MX King Independent (PMKI) menggelar Kopi Darat Gabungan (KOPDARGAB) jilid 5 di Taman Bambu, Jalan Pagelarang, Setu, Cipayung, Jakarta Timur, Minggu (08/04/2018) malam.

Acara yang dimulai pada pukul 20.00 WIB sampai tengah malam itu, berlangsung dengan meriah. Ratusan anggota dan calon anggota masing-masing komunitas yang tergabung dalam PMKI berbaur bersama, saling bercengkrama, berbagi cerita dan juga bercanda.

Anggota Dewan Pembina PMKI, Chris, mengatakan bahwa tujuan diadakannya KOPDARGAB jilid 5 ini untuk “menjalin tali silaturahmi, memperkuat solidaritas dan membangun keharmonisan” antar sesama komunitas, serta sebagai ajang berdiskusi menjelang deklarasi PMKI.

“Rencananya bulan Agustus mendatang PMKI akan melakukan deklarasi dari enam komunitas yang bergabung diantaranya, NEMESIS (New MX Series) 150 Bogor Community, YMXC (Yamaha MX King Community) Jakarta, MKFI (MX King Family Independent) Jakarta, MX RIB (MX King Rider Independent Bekasi), SMKC (Sukabumi MX King Community) dan KINOS (MX King Owner Surabaya),” ucap Chris.

Chris berharap setelah deklarasi, PMKI bisa terus maju dan berkembang. Banyak komunitas, khususnya pengguna MX KING 150 bisa bergabung, termasuk Single Rider atau Fighter Rider MX KING 150.

“Bagi yang ingin bergabung bisa berkomunikasi dengan masing-masing komunitas di wilayahnya, seperti Bogor ada NEMESIS, Sukabumi ada SMKC, Jakarta ada YMXC dan MKFI, Bekasi ada MX RIB serta Surabaya ada KINOS,” katanya.

PMKI merupakan paguyuban independent yang sudah memiliki AD/ART dan berdiri sejak tanggal 22 Maret 2017 yang diinisiasi oleh tiga orang yakni Galih Kurnia, Chris dan Lucky.

Adapun visi misi PMKI diantaranya, menyatukan club, komunitas, single fighter dan pengguna motor MX KING atau Yamaha MX 150 dengan slogan “Persaudaraan Tanpa Batas” serta menjadi paguyuban yang bersifat netral, tidak diskriminatif, menyatukan tujuan berorganisasi yang baik, berkembang di bidangnya dan menjadi wadah komunikasi, sharing serta menjalankan program maupun kegiatan keorganisasian yang baik dan positif.

Reporter: Rendy/Dody
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*