Pangdam IM dan Kapolda Aceh Akan “Usut Tuntas” Pengeboran Minyak Ilegal di Aceh Timur, Ancam Anggota TNI atau Polisi yang Terlibat

Pangdam IM Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin bersama Wakil Bupati Aceh Timur Syahrul Bin Syama'un sedang di lokasi sumur minyak ilegal yang terbakar, Kamis 26/4/18 (dok. KM)
Pangdam IM Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin bersama Wakil Bupati Aceh Timur Syahrul Bin Syama'un sedang di lokasi sumur minyak ilegal yang terbakar, Kamis 26/4/18 (dok. KM)

ACEH TIMUR (KM) – Panglima Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM) Provinsi Aceh meninjau lokasi sumur minyak ilegal yang meledak Rabu kemarin (25/4) di Desa Pasir Putih, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur pada Kamis 26/4/2018.

Pangdam IM Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin, didampingi Danrem 011/lilawangsa Kolonel Inf Agus Firman Yusmono, Dandim 0104/ATIM Letkol Inf Muhammad Iqbal Lubis, Wakil Bupati Aceh Timur Syahrul Bin Syama’un dan Wakapolres Aceh Timur Kompol Apriadi, menelusuri kawasan pengeboran sumur minyak ilegal tersebut untuk meninjau langsung lokasi musibah yang sudah menelan banyak korban dan menemukan banyak sumur ilegal di areal tersebut.

KupasMerdeka.com Berita Aceh

Saat menelusuri lokasi pengeboran Pangdam IM Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin, menemukan banyak sumur minyak ilegal yang belum lama dibuka warga (dok. KM)

Kepada awak media, Pangdam IM menyampaikan bahwa ia bersama Kapolda Aceh sudah berkomitmen untuk menyelidiki siapa pelaku pengeboran minyak ilegal yang diduga sudah beroperasi sejak lama ini.

“Saya bersama Kapolda sudah komitmen untuk mengusut tuntas pelaku pengeboran minyak ilegal ini,” ucap Pangdam.

Ia menambahkan, siapa saja yang terlibat dalam kegiatan ini akan diproses untuk memberi efek jera kepada pelaku pengeboran karna sudah menimbulkan banyak korban jiwa dari masyarakat dan siapapun yang terlibat akan diproses sesuai aturan termasuk angotanya.

“Siapapun yang terlibat akan diproses sesusai aturan, apabila ada anggota saya yang terlibat juga akan diproses sesusai aturan yang berlaku untuk TNI,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro Melalui Wakapolres Kompol Apriadi menyampaikan, pihak kepolisian akan bertindak tegas kepada pelaku pengeboran minyak ilegal tersebut.

“Akan kita tindak tegas, namun sesusai dengan perosedur penyelidikan terlebih dahulu, jika ada anggota Polri yang terlibat juga akan kita selidiki sejauh mana keterlibatannya, apa sekedar membekingi atau pemilik modal? yang pasti tidak akan kita biarkan,” tandas Apriadi.

Reporter : ZK
Editor : HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*