Balita 4 Bulan ini Berhasil Diselamatkan dari Kebakaran di Bantar Kemang

Calon Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto saat menjumpai balita yang selamat dari musibah kebakaran di Bantar Kemang, Kota Bogor Selasa 3/4 (Dok. KM)
Calon Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto saat menjumpai balita yang selamat dari musibah kebakaran di Bantar Kemang, Kota Bogor Selasa 3/4 (Dok. KM)

BOGOR (KM) – Insiden kebakaran di Bantar Kemang, Bogor Timur, Kota Bogor, menyisakan kisah dramatis bagi Flarinda Fatia Rachmat. Balita berusia 4 bulan ini berhasil diselamatkan dari musibah kebakaran hebat yang melanda belasan rumah di Gang Kemang, RT 4/5, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor pada Selasa (3/4/2018).

Cerita mengharukan itu terkemuka saat calon Walikota Bogor nomor urut 3, Bima Arya Sugiarto mengunjungi posko pengungsian di Pondok Pesantren Modern Darul Ulum.

Ayah korban, Ence Rachmat Basuki (45) menuturkan kisah penyelamatan sang buah hatinya itu kepada Bima Arya saat terjebak kobaran api yang menghanguskan seluruh isi rumahnya. Saat kejadian, ia bersama istri dan ketiga anaknya sedang tertidur lelap.

“Anak saya yang paling kecil ini (Flarinda) Pak hampir tidak selamat karena saya bingung dan panik harus selamatkan mana dulu, motor dan anak saya masih ada di dalam rumah saat api membesar. Telat sedikit saja, saya gak tahu ini anak masih selamat apa enggak,” ucap Ence kepada Bima Arya dilokasi pengungsian.

Menurut ayah tiga anak itu, dirinya tak tahu lagi jika saat peristiwa nahas berlangsung apakah ia bisa menyelamatkan sang buah hatinya. Pasalnya, tak ada jeda waktu untuk menyelematkan anak-anak serta barang berharga miliknya.

“Saat saya ingin menyelamatkan keduanya, ternyata api sudah sangat besar, beruntung anak saya bisa langsung saya bawa keluar. Padahal api sudah sangat besar. Cuma motor tidak ikut kebawa keluar,” tuturnya.

Bagi Ence beserta sang isteri, Selly, harta yang paling berharga ialah sang buah hatinya. Menurut mereka, rasanya percuma saja jika, dia dapat menyelematkan harta benda namun anaknya sendiri tidak terselamatkan.

“Saya nggak tahu gimana kalau si kecil ini gak kebawa keluar. Mau bagaimanapun harta yang paling berharga adalah anak sendiri. Sekarang saya pasrah aja, dan selalu berdoa kepada yang kuasa,” pesannya.

Dalam kesempatan tersebut, tim “Bala Badra” yang dikomandoi Fajari Arya, menyalurkan sejumlah bantuan berupa perlengkapan bayi hingga kebutuhan logistik kepada pengungsi korban kebakaran.

Reporter: Dody
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*