Satgas Saber Pungli Kota Bogor Dituding Tidak Peka Terhadap Maraknya Pungli dalam Program PTSL

Ilustrasi Pungutan Liar
Ilustrasi Pungutan Liar

BOGOR (KM) – Pungutan liar (pungli) diduga keras merajalela dalam program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) di Kota Bogor. Banyaknya aduan masyarakat terhadap biaya yang tidak sesuai dengan aturan yang ada mengindikasikan maraknya Pungli yang dilakukan oknum petugas PTSL di berbagai wilayah di Kota Bogor.

Adapun Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri, yakni Menteri Agraria-BPN, Mendagri dan Kemendes, serta Peraturan Walikota (Perwali) Bogor 2017 menetapkan biaya PTSL kepada masyarakat sebesar Rp 150 ribu.

Biaya tersebut digunakan untuk kegiatan penyiapan dokumen, pengadaan patok dan materai, kegiatan operasional petugas Kelurahan, biaya penggandaan dokumen pendukung hingga biaya transportasi petugas. Namun realitasnya, warga melaporkan bahwa mereka dipungut biaya hingga Rp.1,2 juta untuk sertifikasi tanah mereka dalam PTSL itu.

Aktivis Gerakan Rakyat Bogor Bersatu (GR2B) Andri Junaedi mengatakan, “sudah banyak aduan dan keluhan warga di Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor terhadap biaya yang diminta petugas PTSL yang sangat tinggi dan tidak sesuai aturan yang ada,” ungkapnya kepada kupasmerdeka.com (31/03/2018).

“Biaya yang dibebankan untuk PTSL di wilayah Kecamatan Bogor Barat ini sudah jelas melanggar dan mengandung unsur pungli. Warga di Kelurahan Pasir Jaya, Situ Gede, Bubulak contohnya mereka sudah mengeluh, karena beban biaya yang tidak sesuai.”

Advertisement

“Tapi kenapa pihak terkait dari Kelurahan, Kecamatan membiarkan ini terjadi dan seolah-olah tidak terjadi apa-apa? Kenapa, apa memang ikut terlibat dalam menaikkan biaya PTSL ini?” ujarnya.

Andri menuturkan, “saya pernah memberikan laporan langsung ke Saber Pungli Kota Bogor, tapi tidak ada sama sekali respon dan tindakan yang konkrit hingga hari ini.”

“Ya saya pernah langsung memberikan laporan ke Saber Pungli Kota Bogor, namun harus korban yang datang melapor responnya. Sangat disayangkan Saber Pungli harusnya lebih peka, tidak hanya menunggu bola, begitu ramai adanya pungli langsung turun dan ambil tindakan,” tuturnya.

Harusnya, lanjut Andri, “ini program yang baik untuk masyarakat, namun yang terjadi hanya lahan baru untuk meraup keuntungan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.”

“Pertanyaan saya hari ini, kemana penegak hukum? Kemana Saber Pungli? Kenapa hal yang sudah jelas di depan mata adanya tindakan yang melanggar hukum dan bahkan bisa dikatakan Pungutan Liar hanya di biarkan saja?”

“Jika ada pembiaran dugaan Pungli dalam program PTSL ini, patut diduga keras adanya konspirasi baik itu penyelenggara program PTSL dan juga para penegak hukum di Kota Bogor,” pungkasnya.

Reporter: Dody
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*