Aktivis: “Adi Maros Harus Buktikan Tuduhannya Kepada Bupati Aceh Timur”

Yunan Nasution, Aktifis Aceh Timur yang ancam untuk melaporkan Kapolsek Peureulak Barat ke Propam Polda Aceh (ist)
Yunan Nasution, Aktifis Aceh Timur yang ancam untuk melaporkan Kapolsek Peureulak Barat ke Propam Polda Aceh (ist)

ACEH TIMUR (KM) – Gencarnya tuduhan yang dilakukan Direktur Eksekutif Aceh Human Foundation (AHF) Abd Hadi Abidin atau yang akrab disapa dengan Adi Maros, terhadap Bupati Aceh Timur beberapa waktu yang lalu dinilai “sangat tendensius” karena tanpa disertai bukti-bukti yang menguatkan tuduhan tersebut.

Hal tersebut disampaikan oleh aktivis Yunan Nasution kepada awak media siang ini 20/3.

“Adi Maros harus membuktikan semua tuduhannya kepada Bupati Aceh Timur terkait aliran dana milyaran rupiah dari Dinas bermasalah kepada Bupati Aceh Timur yang dia tulis di akun facebook miliknya dan di salah satu media online, karena semua tuduhannya tanpa didasari bukti-bukti yang jelas,” ujar Yunan.

“Bicara soal hukum adalah bicara sebuah kepastian dan pembuktian bukan menduga-duga. Saya rasa tuduhan Adi Maros itu adalah ranahnya penegak hukum dan PPATK lah yang berhak mengatakan itu, jangan karena mau cari panggung akhirnya salah kaprah,” ucap Yunan.

Ia juga mengingatkan, “Sebagai warga negara yang baik, hormati saja proses yang dilakukan oleh penegak hukum dan jika menemukan bukti-bukti yang mengarah kepada keterlibatan Bupati silahkan serahkan kepada pihak penegak hukum,” ucap Yunan.

“Saya malah menilai bahwa gerakan-gerakan yang dilakukan Adi Maros selama ini tidak ada yang terbukti. Dari mulai fee 10% kemudian tuduhan Bupati Aceh Timur mafia pupuk subsidi, sampai tuduhan dugaan Bupati Aceh Timur menerima aliran dana dari Dinas bermasalah tidak satu pun yang bisa dia buktikan. saya hanya berharap kepada Adi Maros untuk membuktikan semua tuduhannya dengan bukti-bukti yang kuat agar tidak menimbulkan kegaduhan di kalangan masyarakat,” tandas Yunan.

Reporter: ZK
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*