Ade Yasin Janji Libatkan Peran Ulama Dalam Menyusun Program Pembangunan

Bimbingan ulama sangat penting dalam membangun Kabupaten Bogor, bagi Paslon 2 Ade Yasin-Iwan Setiawan (HADIST) waktu kunjungan ke Pondok Pesantren se-wilayah Kabupaten Bogor, Selasa (20/03/2018) (dok. KM)
Bimbingan ulama sangat penting dalam membangun Kabupaten Bogor, bagi Paslon 2 Ade Yasin-Iwan Setiawan (HADIST) waktu kunjungan ke Pondok Pesantren se-wilayah Kabupaten Bogor, Selasa (20/03/2018) (dok. KM)

BOGOR (KM) – Bersilaturahmi kepada ulama dan pimpinan pondok pesantren (Ponpes) di wilayah Kabupaten Bogor menjadi salah satu agenda pasangan Calon Bupati Bogor Ade Yasin dan Calon Wakil Bupati Iwan Setiawan. Politisi PPP yang berasal dari keturunan tokoh NU Bogor M. Yasin, dan calon wakilnya yang merupakan anak dari pemilik Ponpes Nurul Haq di Desa Kopo, Cisarua itu, memang kerap menyempatkan diri mengunjungi kediaman para ulama sepuh dan pengasuh ponpes selama kegiatan kampanye nya menjelang Pilkada tahun ini.

Dalam berbagai kesempatan, Ade Yasin berkali-kali menyatakan bahwa peran ulama dalam pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Bogor selama ini “sangatlah penting” dan benar-benar dapat dirasakan, baik oleh aparatur pemerintah maupun masyarakat luas.

“Bahkan di masa kepemimpinan Bupati Rachmat Yasin,” tegas Ade, “ulama berada di garda terdepan dalam mengawal program-program pembangunan.”

“Saya berprinsip, bahwa para ulama bisa menjadi tempat bertanya, bisa menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah, dan bahkan ulama berperan penting untuk membantu pemerintah serta penegak hukum dalam mewujudkan situasi kondusif. Jadi saya dan pak Iwan wajib silaturrahmi kepada para ulama sebagai orangtua, guru dan sekaligus yang menasehati kami,” jelas Ade Yasin, di Bogor Selasa (20/3/2018).

Oleh karena itu, tambah Ketua DPW PPP Jabar ini, bila mendapatkan amanat masyarakat untuk memimpin Kabupaten Bogor, Ade Yasin dan Iwan akan “selalu meminta saran serta pendapat para ulama dalam menjalankan roda pemerintahan dan menyusun program pembangunan.”

“Saya dan pak Iwan ingin para ulama yang menasehati, mengingatkan dan membimbing kami,” imbuh Ade.

Seperti baru-baru ini, Cawabup Iwan Setiawan mendatangi kediaman beberapa kyai pengasuh ponpes di Kecamatan Babakan Madang. Iwan yang terlihat santai tanpa konvoi panjang kendaraan dan iring-iringan massa itu datang didampingi pemilik Ponpes Nurul Ikhsan, di Desa Jogjogan, Kecamatan Cisarua, KH. Ujang Farhan dan beberapa ustadz serta tokoh masyarakat.

“Selain silaturrahmi, saya datang ke beberapa ponpes di Babakan Madang ini, karena para pemilik ponpes disini dulunya murid dari bapaknya KH. Ujang Farhan. Yaitu Alm KH. Muhtadin,” ujarnya kepada wartawan. Sementara, KH. Ujang Farhan mengaku senang bisa mengajak Cawabup silaturahmi ke para pimpinan ponpes di Babakan Madang.

Adapun ponpes yang dikunjungi Iwan Setiawan diantaranya Ponpes Nurul Islam, Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, milik KH. Muslim, ke lokasi Ponpes Raudotul Falah, Desa Bojong Koneng, pimpinan KH. Ading Hidayatullah, dan ke Ponpes Al Muhajirin, Desa Bojong Koneng, pimpinan KH. Abdul Qodir.

“Saya juga mengajak calon wakil bupati ke Ponpes Azzarnuzi, KH. Warnuji, Desa Wangun Kecamatan Cilengsi dan ke majelis Habib Muhsin, Tegal Luhur. Hal ini penting dilakukan, supaya pemimpin politik dan daerah lebih mengenal ulama, dan utamanya jika kelak menjabat Bupati dan Wabup, Ibu Ade dan Pak Iwan ini bisa meminta saran dan masukan dari ulama,” imbuh KH. Ujang Farhan.

Reporter: Deva/Jamil
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*