Panwascam Tanah Sareal Minta Klarifikasi Ketua DPRD Kota Bogor Terkait Unggahan di Profil Facebooknya

Ketua DPRD Kota Bogor Untung Maryono Bersama Panwascam Tanah Sareal usai klarifikasi terkait unggahan di profil Facebook nya, Senin 26/02/2018 (dok. KM)
Ketua DPRD Kota Bogor Untung Maryono Bersama Panwascam Tanah Sareal usai klarifikasi terkait unggahan di profil Facebook nya, Senin 26/02/2018 (dok. KM)

KOTA BOGOR (KM) – Dalam beberapa hari ke belakang ini Kota Bogor dihebohkan dengan postingan foto lewat media sosial Facebook (FB) pada akun milik Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor Untung Maryono. Postingan foto tersebut bertuliskan kata-kata yang diduga mengandung unsur pelanggaran masa kampanye.

Setelah mendapatkan laporan dari warga dan diputuskan menjadi temuan oleh Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Tanah Sareal, Kota Bogor, maka Panwascam langsung bergerak cepat menemui Ketua DPRD Kota Bogor Untung W Maryono di Gedung DPRD Kota Bogor untuk meminta klarifikasi.

“Proses dan mekanisme sesuai Perbawaslu No 14 Tahun 2017, kami langsung meminta Ketua DPRD Kota Bogor untuk klarifikasi. Tujuan dari klarifikasi ini adalah untuk proses selanjutnya dan menjadi bahan investigasi kami, ungkap Ketua Panwascam Tanah Sareal Anto Siburian kepada kupasmerdeka.com usai menemui Ketua DPRD Kota Bogor 26/02/2018.

“Karena saya Divisi Penindakan Pelanggaran, dan ini menjadi tupoksi divisi saya juga oleh karena itu saya bersama tim bersama-sama menyaksikan klarifikasi Ketua DPRD Kota Bogor,” lanjut Anto.

Dalam klarfikasinya Ketua DPRD Kota Bogor Untung Maryono mengatakan, “saya bersumpah bahwa tidak pernah posting seperti itu, baik tulisan maupun foto. Sebelum ada masalah ini selama tiga bulan ke belakang FB saya di-hack dan saya tidak tahu menahu masalah postingan dan kata-kata tersebut,” ungkapnya saat klarifikasi dengan Panwascam Tanah Sareal (26/02).

“Secara pribadi saya meminta maaf atas kejadian ini, semua ini tanpa saya tahu dengan apa yang ada di FB tersebut. Intinya saya tidak tahu dan tidak pernah memposting hal tersebut.”

Anto yang juga divisi Penindakan Pelanggaran menjelaskan, “jika ingin berkampanye silahkan ajukan surat ijin cuti di luar tanggungan Negara terlebih dahulu agar lebih bisa aktif dalam berkampanye karena sesuai dengan PKPU No. 4 Tahun 2017 tentang Kampanye Gubernur dan Wakil Gubernur serta Walikota dan Wakil Walikota,” ucapnya dengan tegas.

Demi kondusif Pilkada ini maka Ketua DPRD Kota Bogor pun menonaktifkan profil FB nya di depan Panwascam Tanah Sareal, karena dikhawatirkan disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Sementara Ketua Panwascam Tanah Sareal meminta klarifikasi dari Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Bogor Usmar Hariman via WhatsApp karena yang bersangkutan sedang di luar Kota.

“Itu perlu diluruskan, saya hanya acungkan jempol dalam acara Deklarasi Kampanye Damai tersebut, foto bersama tanpa simbol-simbol lain,” ungkapnya lewat pesan Whatsapp kemarin (26/02).

Usmar menuturkan, untuk like posting tersebut dirinya “tidak sadar” ada tulisannya. “Hanya lihat foto bertiga saja jadi langsung respon, ga sempat lihat kata-katanya,” ucapnya.

“Saya berjanji akan turut membantu menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah Kecamatan Tanah Sareal dan seluruh Kota Bogor,” janjinya kepada Panwascam Tanah Sareal.

Mengenai klarifikasi tersebut Ketua Panwascam Tanah Sareal bersama jajarannya akan rapatkan dan konsultasi kepada Panwaslu Kota Bogor.

“Kami berterimakasih kepada masyarakat yang berani melaporkan dugaan-dugaan pelanggaran dalam masa Pilwalkot ini, karena masyarakat merupakan salah satu pengawas partisipatif,” tutup Anto Siburian.

Reporter: Dody
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*