BAKOMUBIN Lantik Kepengurusan Wilayah Banten

Suasana Pelantikan Bakomubin Provinsi Banten oleh Dewan Pengurus Pusat Bakomubin di Serang, Banten, Sabtu 24/2/2018 (dok. KM)
Suasana Pelantikan Bakomubin Provinsi Banten oleh Dewan Pengurus Pusat Bakomubin di Serang, Banten, Sabtu 24/2/2018 (dok. KM)

SERANG (KM) – Badan Koordinasi Muballigh se-Indonesia (Bakomubin) menggelar pelantikan pengurus wilayah Banten di markaz ATN, Jl. Ciracas Batok Bali No.18, Serang, Kec. Serang, Kota Serang, Banten pada Sabtu, 24 Februari 2018.

BAKOMUBIN adalah wadah organisasi mubaligh (pendakwah) yang didirikan pada tahun 1996 oleh almarhum KH Toto Tasmara sebagai wadah pengkaderan dan pembinaan para Muballigh.

Ketua BAKOMUBIN Banten terpilih, Dr. Hasanudin dalam sambutannya mengatakan bahwa pihaknya akan segera membentuk 8 kepengurusan tingkat kota/kabupaten, karena kehadiran BAKOMUBIN di provinsi Banten “sangat dibutuhkan” untuk pembinaan calon mubaligh.

Dirinya bersama pengurus lainnya mengaku akan memberdayakan para muballigh dan muballighah BAKOMUBIN Banten untuk dikirim ke Lembaga Pembinaan Masyarakat dan Daerah pedalaman.

Letkol Inf. (Purn.) H.A. Taufik Nuriman, yang merupakan Ketua Majelis Syuro BAKOMUBIN Banten memberikan masukan kepada BAKOMUBIN Banten untuk melakukan pembinaan kepada para “Umaro” (pemerintah) karena godaan sebagai pejabat pemerintahan “sangat berat, baik godaan wanita maupun godaan suap atau korupsi.”

Bupati Serang 2 periode ini mengungkapkan rasa syukurnya bisa menjalankan amanah sebagai Bupati dan “melewati” semua godaan tersebut.

Mantan Kabintal Kopassus tersebut juga mengatakan agar umat hati-hati dengan berita-berita yang beredar. “Harus bisa memfilter mana berita yang benar dan mana hoax,” katanya.

Hadir juga Idris Zamroni mewakili Kanwil Kementerian Agama yang mengatakan bahwa pihaknya “menyambut baik hadirnya BAKOMUBIN Banten dan bisa bersama-sama membantu program SALAM (silaturahim lembaga keagamaan) dan BERKAH (Belajar Rahasia Nikah).”

Hal senada diungkapkan Ketua MUI Banten H. A. M. Romly. “Kita bangga BAKOMUBIN dipimpin cucu pendiri NKRI dari Sukabumi, KH Anwar Sanusi, sehingga tidak perlu diragukan lagi komitmen BAKOMUBIN untuk menjaga NKRI dari pihak-pihak yang ingin menghancurkan bangsa,” ujarnya.

Dalam tausiahnya Ketum MUI Banten itu mengatakan ada banyak jenis kyai/mubaligh, diantaranya “Kyai Tandur (kyai/mubaligh yang memiliki Pondok pesantren) Kyai Tutur (kyai/ mubaligh yang suka ceramah kemana-mana), Kyai Catur (kyai/Muballigh yang aktif di politik/pemerintahan dan Kyai Sembur (kyai/Muballigh yag menguasai pengobatan).”

Sementara itu Ketum DPP BAKOMUBIN Prof. Dr. K.H. Deddy Ismatullah mengatakan bahwa tujuan BAKOMUBIN ingin “mengembalikan kejayaan Islam, baik dalam hal ekonomi, sosial dan politik.”

“BAKOMUBIN bercita- cita ingin membangun kemandirian mubaligh dengan meneladani Rasulullah sebagai Uswatun Hasanah yang sukses sebagai pedagang, pemimpin negara dan imam sholat. Kekuatan ekonomi harus dipegang orang beriman karena negara ini sudah dikuasai pemegang modal yang ingin menghancurkan budaya dan jati diri bangsa Indonesia.”

“Setiap mubaligh BAKOMUBIN harus memiliki keseimbangan ilmu, akhlak dan amal sehingga bisa menjadi uswatun hasanah,” terang guru besar UIN itu.

“Selain menjadi pembinaan keagamaan umat, muballigh juga terus membina hubungan kemitraan yang harmonis dengan elemen masyarakat lainnya dalam memberi semangat kepada para pengurus yang baru dilantik,” lanjutnya.

Reporter: Marsono
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*