STKIP Muhammadiyah Gelar Diklatsar Kelompok Mahasiswa Pencinta Alam Bagi Anggota Baru

(dok. KM)
(dok. KM)

BOGOR (KM) – Kegiatan mahasiswa KMPA (Kelompok Mahasiswa Pencinta Alam) FORESTKIP STKIP Muhammadiyah Bogor kembali menyelenggarakan kegiatan Diklatsar yang dilaksanakan di kampung Loji, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, di bawah kaki Gunung Salak selama 5 hari, 27-31 desember. Setelah 2 bulan, KMPA FORESTKIP menerima calon anggota baru.

Kegiatan tersebut dimulai dari materi kelas dengan tujuan agar calon anggota Forestkip nantinya mempunyai bekal untuk diterapkan di lapangan. Kegiatan ini pun diikuti oleh 3 orang calon anggota (CAANG) Forestkip, yakni dua perempuan dan satu laki-laki.

Diklatsar kelompok mahasiswa pecinta alam Forestkip ini dibuka di aula lantai tiga kampus STKIP MUHAMMADIYAH BOGOR sekaligus dilepas oleh wakil pembantu rektor dua, Pepi Januar Pelita, dengan mengangkat tema “Bersama Forestkip membentuk kemandirian dan melestarikan alam dari kita untuk kita.”

Kegiatan ini direspon positif oleh Pepi. Menurutnya, kegiatan ini adalah ajang untuk penggemblengan diri pribadi agar menjadi orang yang memiliki karakter pribadi yang kuat, terlatih dan tangkas, serta membuka kepekaan sosial terhadap lingkungan dan masyarakat, atau dalam bahasa pewayangan biasa disebut “Candra Dimuka.”

Terakhir, ia menambahkan bahwa aspek kemandirian dan disiplin adalah hal yang penting dalam kehidupan ini. Atusiasme pun ditunjukkan oleh pembina dan senior Forestkip yang ikut serta mendukung kegiatan Diklatsar ini.

Sementara itu, Fikri Ilman Nafian, ketua umum kelompok mahasiswa pencinta alam Forestkip mengungkapkan harapannya agar “calon anggota ini dapat menjadi kader pembeda yang siap menjaga kelestarian alam serta perubahan dan membangun diri agar menjadi mahasiswa yang simpati, empati terhadap sosial.”

“Semoga dengan dilakukannya kegiatan Diklatsar ini menjadi ajang untuk pembelajaran dan meningkatkan kepercayaan diri bagi calon anggota baru,” tambah Tacalim Agus selaku koordinator lapangan.

Reporter: HR
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*