Pembangunan Ruas Jalan Pasir Ipis-Garehong Asal-Asalan, AMPB Ancam Lapor ke KPK

Kondisi jalan Pasir Ipis-Garehong yang melalui TNGHS (dok. KM)

BOGOR (KM) – Hasil proyek pembangunan ruas jalan Pasir Ipis-Garehong dinilai “sangat mengecewakan” karena proyek jalan yang berada di Desa Purasari, Kabupaten Bogor, itu terlihat asal-asalan.

“Anggaran yang memakan dana lebih dari36 Miliar Rupiah tidak sesuai harapan dan sangat mengecewakan masyarakat,” ujar Sekretaris Jenderal Aliansi Masyarakat Penyelamat Bogor (AMPB) Iman Sukarya.

“Pembangunan tersebut tidak sesuai dengan apa yang diharapkan oleh masyarakat, padahal sudah sangat jelas pembangunan menggunakan Bantuan Keuangan Provinsi Jawa Barat,” ucapnya kepada media, Selasa 02/01/2018.

“Bantuan Keuangan yang sangat besar untuk membangun ruas Jalan Pasir Ipis-Garehong seakan sia-sia. Hasilnya bisa dilihat di lokasi, pantaskah dana sebesar itu dengan hasil yang ada?” ketusnya.

Sementara itu, aktivis Bogor Ali Taufan Vinaya mengatakan bahwa dirinya “sangat menyayangkan” pembangunan ruas jalan tersebut belum selesai 100%.

“Seharusnya di bulan Desember tahun 2017 kemarin pengerjaan sudah selesai,” jelasnya saat ditemui kupasmerdeka.com, Selasa 2/1.

“Tapi kenyataannya, jauh dari apa yang diharapkan oleh masyarakat, proses pembangunan jalan tersebut akan berdampak pada pemberdayaan masyarakat dan pembangunan Desa Wisata Purasari,” tambahnya.

“Proses pembangunan Desa Wisata harus didukung dengan perbaikan infrastruktur yang baik. Melihat hal ini, saya akan segera melakukan konsolidasi dengan kawan-kawan yang lain, dan rencananya akan melaporkan masalah ini ke BPKP, KPK, Mabes Polri dan Kejaksaan Agung.”

“Kita masih mengumpulkan bukti-bukti di lapangan, banyak hal yang sangat tidak wajar dengan pembangunan jalan Pasir Ipis-Garehong,” tegasnya.

Reporter: Dody
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*