Di Hadapan Warganya, Kades Tamansari Akui Ketidakmampuannya Jalankan Pemerintahan

BOGOR (KM) –  Kepala Desa Tamansari mengundang tokoh-tokoh dan masyarakat sekitar untuk mengklarifikasi sikapnya menyusul aksi unjuk rasa belum lama ini.

Tokoh-tokoh masyarakat para ketua RT dan RW yang berada di wilayah Desa Tamansari memenuhi undangan di Kantor Desa Tamansari pada Senin 08/01/2017.

Kepala Desa Tamansari Gumelar Suteja menjelaskan, “terkait tuntutan oleh masyarakat atas ketidakmampuan saya menjadi Kepala Desa, saya akui,” katanya.

“Saya selaku Kepala Desa mengakui atas kinerja saya yang tidak maksimal,  karena seorang Kepala Desa tidak kerja sendiri.”

“Sebenarnya yang paling utamanya itu adalah silaturahmi, kita duduk bersama pihak Desa dengan masyarakat, sehingga kami selaku petugas yang ada di Desa dapat menyikapi segala kekurangan yang ada,” kata Gumelar di hadapan warganya.

“Seharusnya segala sesuatu bisa dibicarakan terlebih dahulu, kita bisa musyawarahkan secara bersama-sama, tidak langsung melakukan aksi seperti kemarin ini,” ungkapnya.

Di tempat yang sama Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Dede Segencar menjelaskan, “klarifikasi Kepala Desa ini adalah hak jawabnya kepada masyarakat mengenai tuntutan dari warga,” ucapnya kepada awak media 

Dede juga menyampaikan, “berdasarkan keinginan para ketua RT dan RW yang datang, meminta untuk mengadakan rapat Pleno untuk mengajukan atau merekomendasikan surat permohonan menonaktifkan Kepala Desa kepada Bupati Bogor melalui Kecamatan,” imbuhnya. 

Reporter:Ayub
Editor: HJA 

Leave a comment

Your email address will not be published.


*