Masyarakat Gampong Suka Damai Tuding Camat Pante Bidari Intervensi Pemilihan “Tuhapeut”

Lambang Kabupaten Aceh Timur (KM Stock)
Lambang Kabupaten Aceh Timur (KM Stock)

ACEH TIMUR (KM) – Hal aneh terjadi di Gampong (Desa) Suka Damai, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, beberapa tokoh setempat menuding pihak Camat telah mengintervensi pemilihan Tuhapeut Gampong tersebut.

Akibatnya, pertengkaran antar wargapun nyaris terjadi. Beruntung, pertengkaran antar warga tidak berakibat fatal, karena berhasil dilerai oleh anggota Polsek dan Koramil Kecamatan Pante Bidari.

Menurut keterangan tokoh masyarakat gampong tersebut saat dijumpai media KM, Keuchik dan tokoh serta aparatur Gampong Suka Damai telah melakukan pemilihan Tuhapeut dan anggotanya untuk masa bakti 2017-2023, hal itu dilakukan karena di Gampong Suka Damai, jabatan Tuhapeut dan anggotanya sudah berakhir pada 30 November 2017 lalu. Hingga Keuchik gampong Suka Damai membentuk Panitia Pemililihan Tuhapeut untuk masa bakti 2017-2023, yakni, Sugeng Riadi dan Fauziah Nasution sebagai ketua/wakil.

Keuchik Gampong Suka Damai Ti Ainsyah, saat dikonfirmasi KM via selularnya mengatakan, “Pagi Jumat, Camat Pante Bidari, Kasi Pemerintahan, Imum Mukim, bersama anggota Muspika yang mewakili Polsek dan Danramil, naik ke Gampong  Suka Damai, tujuannya untuk pemilihan ulang Tuhapeut. Waktu itu saya tidak berada ditempat, berhubung ada acara penarikan dana desa tahap akhir, saya pamit dengan Camat, sayangnya, di belakang saya rupanya rusuh pak,” kata Ti Ainsyah. 

Ia juga menjelaskan, menurutnya pemilihan Tuhapeut sudah selesai, dan ia tidak mau ikut campur tangan lagi dalam hal itu,” tapi jika pak Camat ingin memilih ulang, itu terserah pak Camat.” Ia tidak mau ikut campur lagi, karena menurutnya tugasnya sebagai keuchik sudah selesai.

“Pemilihan Tuhapeut Gampong Suka Damai, saya anggap sudah selesai dan saya tidak mau campur tangan lagi dalam hal itu, jika pak Camat mau memilih ulang, itu terserah pak Camat, tugas saya sebagai keuchik sudah selesai,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, “Panitia pemilihan Tuhapeut Gampong Suka Damai, sudah mengadakan rapat pemilihan Tuhapeut di Meunasah Gampong pada bulan Oktober 2017. Acara pemilihan Tuhapeut dilakukan secara demokratis, semua masyarakat dari tiga dusun hadir, Ketua Tuhapeut Gampong terpilih Asnawi Ahmad berasal dari dusun Makmur gampong Suka Damai, sedangkan Wakil Tuhapeut Tgk Aiyub dari dusun Anggrek Gampong yang sama,” kata Ti Ainsyah. 

Ia juga menjelaskan, “anggota Tuhapeut terpilih bernama Abdullah Gani dan Hardi, sedangkan yang mewakili kaum wanita bernama Anawiah, mereka terpilih mewakili semua dusun di Gampong Suka Damai berjumlah lima orang. Panitia pemilihan Tuhapeut bernama Sugeng Riadi dan Fauziah Nasution, di kampung kami penduduknya tidak ramai hanya ada tiga dusun,” jelasnya.

Sementara itu, menurut keterangan Camat Pante Bidari M Nasir SP melalui hp selularnya mengatakan, “kami dari unsur Muspika turun ke Gampong Suka Damai untuk menyelesaikan masalah, karena ada warga mau demo, mereka komplain, karena merasa keberatan tentang sistim pemilihan Tuhapeut, makanya kami turun. Setiap pemilihan Tuhapeut Gampong harus memenuhi aturan (syarat), harus sesuai dengan peraturan Bupati Aceh Timur, artinya, calon Tuhapeut harus ada dari unsur Pemuda, Ulama, Tokoh masyarakat yang mewakili setiap dusun, dan calon Tuhapeut harus berijazah setingkat SMP, bisa mengaji dan bisa berkhutbah,” katanya. 

“Karena ada beberapa warga gampong Suka Damai yang merasa keberatan, mereka datang menemui saya ke kantor, dan saya harus menanggapi hal itu, karena di gampong Suka Damai sering terjadi keributan, makanya saya turun,”  M Nasir juga menjelaskan. 

“kami ingin menyelesaikan masalah, hal ini kami lakukan, karena  SK panitia pemilihan Tuhapeut pun belum dilampirkan kepada Camat, tapi sesampai di sana malah panitia langsung marah. Tapi keributan tidak parah dan bisa diatasi pihak anggota Muspika, padahal saya tidak ada kepentingan disitu,” katanya menambahkan. 

“Memang apa yang dilakukan oleh panitia sudah benar. Lima orang Tuhapeut yang sudah terpilih memang sudah di akui berkasnya sudah ditanda tangani oleh keuchik, panitia, cuma karena ada yang protes, dan daripada ribut, kita lakukan pemilihan ulang, karena ada tiga lagi warga setempat yang ingin mencalonkan diri untuk Tuhapeut, mereka kan juga punya hak untuk naik menjadi tuhapeut,” jelas Camat M Nasir.

Ketua Pemilihan Tuhapeut Gampong Suka Damai Sugeng Riadi, berkali-kali di hubungi wartawan KM guna untuk melakukan konfirmasi, namun tidak bisa terhubung, hingga berita ini diturunkan pihak media ini belum bisa memperoleh keteranganya.

Reporter: Azhar
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*