Komisi 8 DPR Minta Pelayanan Haji Diperbaiki, Dorong Penyelesaian Kompensasi Korban Crane Jatuh

Ketua Komisi VIII DPR Ali Taher (dok. KM)
Ketua Komisi VIII DPR Ali Taher (dok. KM)

JAKARTA (KM) – Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VIII DPR RI dengan tiga kementerian, yakni Kementerian Agama,  Kementerian Kesehatan dan Kementerian Perhubungan, mendalami bagaimana pemerintah dapat meningkatkan pelayanan kepada jamaah haji Indonesia. 

Tampak hadir dalam RDP tersebut Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Dirjen Kemenhub dan Kemenkes. 

Menurut Ketua DPR Komisi VIII Ali Taher, tingkat kepuasan pelayanan haji pada tahun ini prestasinya dianggap “meningkat”  dari 82 menjadi lebih dari 84  persen.

“Apakah di dalam perkembangan tahun 2018 yang akan datang ada strategi lain?Kita ingin cum laude dalam peningkatan ketiga kementerian itu,” ucap Ali sebelum memasuki ruang rapat, Senin 4/12. 

“Kalau angka 8 kan baru angka kelulusan bukan kepuasan, belum tentu itu maksimal kan? Ada kelulusan memuaskan, begitu memuaskan, kemudian cum laude,” kata Politisi PAN itu. 

“Sebenarnya masih ada beberapa agenda yang masih tersisa yang belum terselesaikan, misalnya persoalan pembayaran yang meninggal dulu kasus crane itu kan belum juga, sampai sekarang kan belum,” tambahnya. 

“Itu kan sudah komitmen dari Raja Salman yang sudah berkali-kali diungkapkan, dijanjikan, tapi belum. Nah itu apakah termasuk berprestasi atau tidak berprestasi kan perlu kita ukur juga dari situ,” tutur Ali. 

Pihaknya juga segera meminta kepada Kemenag untuk menyiapkan LPJ Keuangan tahun 2017 setelah diaudit oleh BPK. “Nah itu yang perlu kita dorong hari ini supaya persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun depan lebih cepat dan bagus lagi ,” tandas Ali.

Hal lain kata Ali, pihaknya juga berharap kuota jamaah haji Indonesia  bertambah terus. “Karena waiting list kita kan masih tinggi, jumlah yang tercatat di Kemenag itu kan sejumlah 3 juta seratus ribu lebih yang masih waiting list itu.” 

“Nah kita mendorong supaya negosiasi-negosiasi antara pemerintah Arab Saudi dengan pemerintah Indonesia lewat kedubes supaya peningkatan ini mesti siginifikan untuk yang akan datang.” 

“Kalau mau ideal kan 250 ribu total seluruhnya berarti peningkatan kurang lebih sekitar 30ribu lagi bisa nggak diupayakan? Supaya bisa menurunkan angka waiting list itu,” tandas ketua Komisi DPR RI yang membidangi urusan agama itu.

Reporter: Indra Falmigo
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*