Gaji Setahun tidak Dibayar, Keluarga Karyawan PDJT Geruduk Balaikota Bogor

Aktivis dan keluarga karyawan PDJT yang menggelar aksi di depan Balaikota Bogor diterima oleh Kepala TP4 Harry Ara Hutabarat, Kamis 14/12 (dok. KM) Aktivis dan keluarga karyawan PDJT yang menggelar aksi di depan Balaikota Bogor diterima oleh Kepala TP4 Harry Ara Hutabarat, Kamis 14/12 (dok. KM)

KOTA BOGOR (KM) – Keluarga karyawan Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT) Kota Bogor menggelar aksi di Balaikota Bogor, Kamis (14/12/2017).

Massa yang mayoritasnya terdiri dari istri karyawan PDJT menuntut agar gaji suami mereka selama bekerja di PDJT segera dibayar.

“Kedatangan kami ke sini meminta kepada Walikota Bogor Bima Arya untuk membayar gaji suami yang belum dibayar selama satu tahun ini,” ujar Nurwati, salah seorang istri karyawan PDJT kepada kupasmerdeka.com siang ini.

“Selama setahun ini kita kesulitan dari mulai makan, biaya sekolah dan lain sebagainya,” ucapnya dengan nada tinggi.

Sementara anggota Tim Percepatan Pelaksanaan Prioritas Pembangunan (TP4) Harry Ara yang menyambut kedatangan para keluarga karyawan PDJT menjelaskan, “hari ini Walikota Bogor tidak bisa menemui dikarenakan sedang rapat koordinasi Pemerintah Kota Bogor, yang merupakan agenda tahunan, untuk itu saya mendapat mandat untuk menemui keluarga yang melakukan aksi,” jelasnya di sela aksi.

“Walikota sudah berkomitmen untuk duduk bersama dengan para karyawan PDJT pada hari Selasa tanggal 19 Desember 2017,” lanjutnya.

“Walikota sudah meluangkan waktu khusus untuk membahas masalah ini pada hari Selasa besok, agar dapat menemukan penyelesaian. Permasalahan ini sudah menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota, bukan hanya Eksekutif tapi juga Legislatif,” ucap Harry.

“Saya secara pribadi sangat berempati dengan permasalahan ini, untuk itu saya menjamin pertemuan dengan Walikota Bogor Bima Arya agar dapat berdiskusi menyelesaikan permasalah yang sudah berlarut-larut ini,” pungkasnya.

Reporter: Dody
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*