Kapolres dan Dandim Bogor Pimpin Apel Gabungan Ops Lilin Lodaya 2017 

Kapolres Bogor dan Dandim 0606 memimpin apel gabungan, Jumat 22/12 (dok. KM) Kapolres Bogor dan Dandim 0606 memimpin apel gabungan, Jumat 22/12 (dok. KM)

BOGOR (KM) – Kepala Kepolisian Resor Bogor AKBP Andi Moch. Dicky dan Dandim 0621 memimpin pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Ops Lilin Lodaya 2017 di Lapangan Apel Mako Polres Bogor, Jumat 22/12 sore.

Dalam apel tersebut Kapolres Bogor menyampaikan amanat Kapolri bahwa apel gelar pasukan dilaksanakan dengan tema “Melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Lodaya 2017 Kita Tingkatkan Sinergi Polri Dengan Instansi Terkait dalam rangka Memberikan Rasa Aman dan nyaman pada Perayaan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018.” 

Adapun yang mengikuti apel gelar pasukan tersebut yaitu POLRI, TNI, Forkopimda, Security, Senkom, Ormas, JKU, Pramuka dan PMI.

Apel gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai pengecekan akhir terhadap kesiapan seluruh personel pengamanan berikut kelengkapan sarana dan prasarana pendukungnya, serta keterpaduan unsur lintas sektoral dalam pengamanan guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Sedangkan untuk menjamin ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok, Polri bersama Kementan, Kemendag, Kemenperin, Badan POM, KPPU dan Perum Bulog, telah melaksanakan langkah-langkah preventif secara sinergis guna mencegah terjadinya permasalahan dalam pemenuhan kebutuhan bahan pokok. Upaya tersebut akan terus dilakukan sepanjang pelaksanaann Operasi Lilin 2017 berlangsung.

Operasi Lilin 2017 akan dilaksanakan terhitung mulai tanggal 23 Desember 2017 sampai dengan 1 Januari 2018, dengan mengedepankan kegiatan preventif didukung kegiatan intelijen dan penegakan hukum. Anggota yang terlibat pengamanan dari Polres Bogor sendiri berjumlah 2500 personil yang terbagi di 15 pospam diluar Polsek.

Adapun dalam amanat yang disampaikan oleh Dandim 0621 Kabupaten Bogor, ia berpesan agar memperhatikan jalur-jalur pariwisata di Bogor.

“Bersama kita melaksanakan Operasi Lilin 2017 untuk menjadikan Kabupaten Bogor ini aman, Kabupaten Bogor menjadi jalur parawisata, agar semua komponen bekerjasama, sudah disiapkan pos-pos pengamanan di sepanjang jalur, antisipasi di jalur puncak dari bencana longsor dimana curah hujan sangat tinggi,” ujarnya. 

“Untuk semua anggota harus peduli dan peka terhadap semua yang ada di lingkungan. Untuk tempat ibadah sebelum melakukan kegiatan dicek dan diperiksa terlebih dahulu, jangan sampai kita kecolongan untuk memasang mata dan telinga. Ini tugas kita bersama dalam menjadikan Kabupaten Bogor ini aman,” sambungnya. 

Reporter: ayub
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*