SPMA Dukung Dorongan Agar MPU Aceh Segera Keluarkan Fatwa Penyalahgunaan Narkoba

Direktur SPMA Aceh Roys Vahlevi (dok. KM)

BANDA ACEH (KM) – Direktur Sekolah Pemimpin Muda (SPMA), Roys Vahlevi meminta Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh agar segera mengeluarkan fatwa tentang bisnis narkoba. Sebab menurutnya, bisnis narkoba sudah menjadi incaran banyak orang untuk dijadikan sebagai bidang kerja atau usaha untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, bahkan untuk menghidupkan keluarga.

“Ini sangat ironis dengan fakta bahwa Aceh sebagai provinsi yang diberikan kewenangan untuk menerapkan Syariat Islam. Narkoba merupakan musuh nyata bagi umat dan sudah sepantasnya untuk diberantas sampai ke akar-akarnya. Narkoba dapat menghancurkan sebuah generasi malah masyarakat Aceh pada umumnya,” ungkapnya pada Jumat 3/11.

“Kami mendukung pernyataan Gubernur Irwandi (4/10/2017) yang lalu, untuk meminta dikeluarkannya payung hukum Fatwa MPU Aceh terhadap penyalah gunaan dan pengedar narkoba karena ini dapat dikatagorikan tindakan melakukan pengrusakan di muka bumi,” ujarnya.

Ungkapan itu senada dengan Kepala BNNP Aceh, Faisal, yang menginginkan adanya Fatwa dari MPU terkait dengan Hasil Bisnis Narkoba.

“Untuk itu kami dari Sekolah Pemimpin Muda Aceh (SPMA) menyatakan meminta kepada MPU Aceh mengeluarkan Fatwa tentang penyalahgunaan dan bisnis narkoba. Juga kepada aparat penegak hukum untuk melakukan penindakan tegas dan pengawasan terhadap bandar juga pengedar narkoba,” kata Roys.

Roys Vahlevi juga menambahkan, bagi setiap lembaga yang menjalankan proses Rehabilitasi agar lebih mengedepankan kearifan lokal dan berbasis religi. “Apalagi BNNP Aceh serta lembaga terkait lainnya untuk menyusun Pedoman Rehabilitasi yang Berbasis ke-Acehan dan Religi,” demikian tutup Roys Vahlevi.

Reporter: Ariandy
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*