Ratusan Pedagang Keliling Bentuk Organisasi GPPI

BOGOR (KM) – Dalam rangka menghimpun dan membina para pelaku usaha kecil agar bisa memajukan mereka, khususnya bagi para pedagang keliling, puluhan pedagang yang berasal dari beberapa Kecamatan di Kabupaten Bogor seperti dari Kecamatan Ciampea, Cibungbulang, Tenjolaya, Pamijahan, Leuwiliang, Leuwisadeng, Cigudeg sampai Kecamatan Jasinga berkumpul membentuk sebuah organisasi Gabungan Para Pedagang Indonesia (GPPI), dengan semangat membangun solidaritas memajukan para pelaku usaha kecil agar lebih maju dan berkembang secara mandiri.

Terbentuknya GPPI sebagai wadah bagi para pedagang ini dinilai “sangat berarti”  agar mereka yang sebelumnya hanya pedagang keliling yang selalu dipandang sebelah mata oleh pihak-pihak tertentu, lebih bisa dihargai dan tidak dipandang sebelah mata lagi.

Kedepan, para pelaku usaha kecil dengan pembinaan dan pelatihan melalui organisasi diharapkan mampu maju dan berkembang usahanya.

“Banyak perlakuan-perlakuan yang tidak mengenakkan bagi kami, pengusiran dan tidak dihargai. Kerap kami terima yang dilakukan oleh beberapa instansi ketika kami jualan, padahal kami juga sama mempunyai hak dasar, sebagai penyedia kebutuhan hidup manusia yang dilindungi undang-undang,” ujar Ecoy, salah satu pedagang keliling yang kerap mangkal berjualan di sekolah-sekolah.

“Alhamdulillaah sudah terbentuk wadah bagi kami, dengan semangat solidaritas, kami bisa lebih dihargai, padahal kami juga tertib aturan,” tegasnya menambahkan.

Berbagai macam pedagang tergabung dalam GPPI. Ecoy misalnya, seorang pedagang udang terigu jajanan anak-anak sekolah. Ada juga Agus yang berjualan es doger, Yunus berjualan bubur dan mereka mangkal di sekolah-sekolah dan dilanjutkan berkeliling, dengan menggunakan kendaraan roda dua dan gerobak dorong. 

“Dengan adanya wadah sekarang akan lebih efektif kita dalam membina dan memberikan pelatihan bagaimana para pedagang bisa mewujudkan usaha yang lebih maju dan berkembang, dan bagaimana caranya mendapatkan program-program bantuan usaha yang disediakan oleh pemerintah,” ujar salah satu Dewan Pembina GPPI, Moch Nurul Nasruli, di hadapan para anggota GPPI.

Jumlah anggota saat ini yang tergabung dengan Gabungan Para Pedagang Indonesia (GPPI), berjumlah 350.

“Itu hanya sementara dan kami baru terbentuk satu hari malam tadi, bagaimana kalau kami sudah satu bulan, atau 1 tahun, kami yakin secara kuantitas kami akan tumbuh besar pelaku usaha yang akan bergabung bersama kami (GPPI), dan secara kualitas kami akan terus perbaiki dengan terus mengikuti pembinaan dan pelatihan yang akan diberikan nanti,” katanya.

Reporter: DP
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*