Polisi Buru Guru Debus yang Perintahkan Muridnya Cuci Tangan dengan Air Keras

Kapolres Metro Tangerang Kota menggelar Press Release terkait kasus guru ilmu kebal yang celakakan muridnya (dok. KM) Kapolres Metro Tangerang Kota menggelar Press Release terkait kasus guru ilmu kebal yang celakakan muridnya (dok. KM)

TANGERANG (KM) – Tujuh orang pengikut ajaran Guru Ilmu Sakti Ustad Didi (30) mengalami luka bakar yang sangat serius di kedua tangan mereka dan dilarikan ke rumah sakit (23/11/2017). Hal ini disampaikan oleh Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Harry Kurniawan ketika menjawab pertanyaan para wartawan yang hadir saat pihaknya menggelar Press Release di Lobby Mapolres Metro Tangerang Kota, Rabu (29/11).

Beberapa hari yang lalu, tepatnya di salah satu kontrakan yang berada di Kp Kopi, Desa Gaga, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, 7 orang pengikut ajaran Ustad Didi, masing-masing bernama Muslim, Jiban, M. Nurjaya, Zaudi, Indra Irwan dan I. Syahroni, mempelajari ilmu kebal (debus) dan mengalami luka bakar yang serius ketika mereka diperintahkan oleh sang guru untuk mengetes kedua tangannya dengan cara mencuci kedua tangannya dengan menggunakan air keras. “Alhasil bukan kesaktian yang mereka dapat melainkan berakhir dengan musibah, kedua tangan mereka melepuh,” ujar Kapolres.

“Saat ini Polisi masih terus melacak keberadaan sang pembawa naas bagi murid-muridnya dengan menyebar foto tersangka. Kami juga menghimbau agar tersangka segera menyerahkan diri untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” kata Kapolres.

“Sementara para korban luka bakar di rawat di Rumah Sakit Mitra Husada Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, dan hingga hari ini tinggal satu korban yang masih menjalani perawatan secara intensif,“  imbuh Kapolres.

Reporter: Is
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*