PPP Siap Usung Gatot jadi Cawapres

Sekjen PPP Asrul Sani (dok. Antara) Sekjen PPP Asrul Sani (dok. Antara)

JAKARTA (KM) – Menjelang pertarungan partai politik tahun depan, maka semakin ramai spekulasi dalam pengusungan calon pemimpin dalam pilkada dan pilpres.

Salah satu aktor yang menjadi topik perbincangan hangat di kalangan parpol, yakni Panglima TNI Gatot Nurmantyo, tengah dibidik oleh sebagian kalangan untuk dijadikan Cawapres mendampingi Joko Widodo di Pilpres 2019 mendatang. 

Seperti yang disampaikan Anggota DPR Komisi III, sekaligus Sekjen PPP Asrul Sani. “Waktu kita mukernas di Ancol itu, pak Gatot kita undang juga dan beliau pidato,” kata Asrul. 

“Dalam Rakernas tersebut banyak celetukan dan masukan  yang informal yang mengatakan, ‘wah ini cocok jadi Cawapres pak Jokowi’,” ujar Asrul, Selasa, 10/10 di Gedung Nusantara 1, Senayan Jakarta.

“Sejauh ini memang di internal PPP tidak keberatan kalau kami menyampaikan pada pak Jokowi agar beliau jadi cawapres, diambil atau tidak ya itu kewenangan pak Jokowi,” lanjutnya.

Pihaknya pun mengaku “sangat welcome” bagi Gatot untuk bergabung dengan PPP usai karir militernya berakhir nanti.

“Tentunya kami sangat very welcome, bahkan bukan cuma menyambut dengan pintu terbuka, tapi pintunya kami buka lebar-lebar,” jelas Sekjen PPP itu.

Usung Khofifah dalam Pilgub Jawa Timur

Asrul mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mempertimbangkan untuk mengusung Khofifah Indar Parawansa sebagai calon gubernur dalam Pilgub Jatim tahun depan. 

“Kami memang pernah ketemu dengan Khofifah dan [ia] meminta dukungan dari PPP, karena bagaimanapun kan di Jawa Timur itu PPP juga partai Nahdliyin  karna yang milih juga kebanyakan dari Nahdliyin sekitar 90 persen,” sambung Asrul.

Hal lain jelas Asrul, “kalau PKB kan sudah ke Gus Ipul maka dari itu, Khofifah menginginkan bahwa dia juga didukung oleh partai yang berbasis Nahdliyin.”

” Kita siap berkoalisi dengan siapa saja, gak masalah bagi kita, koalisi ini bukan berarti di Pilpres harus berkoalisi lagi dengan yang ini kalau capresnya beda.”

“PPP berharap dan menginginkan juga, untuk menyarankan juga, agar cawagub itu yang nasionalis religius, supaya berimbang,” ucap Asrul.

“Namun itu terserah Ibu Khofifah karna dia pernah  memberikan alternatif-alternatif tersebut,” ungkap Asrul. 

Reporter: Indra Falmigo 
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*