Polisi Bongkar Keberadaan Pabrik Miras Oplosan di Kelapa Gading

Kapolrestro Jakarta Utara Kombes Pol Dwiyono saat pengungkapan pabrik miras oplosan di bilangan Kelapa Gading, Jumat 13/10 (dok.KM)

JAKARTA (KM) – Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Utara mengungkap pabrik minuman keras (miras) oplosan di gudang barang bekas di Jalan Rawa Sengon, RT 005/022, Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Pemilik pabrik, Ricardo Tamba (39) dan tiga anak buahnya Baim (31), Krisostomus Nembe (31) dan Soldier Silaban (38), menjadi tersangka dalam kasus tersebut.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Dwiyono mengatakan, para tersangka dengan sengaja mengoplos miras dengan berbagai campuran bahan cairan, seperti caramel, arak, alkohol, sitrun, gula merah dan gula pasir serta air keran mentah. Sekitar 30-50 dus karton diproduksi setiap harinya.

KupasMerdeka.com Berita Jakarta

Botol berisi miras oplosan dengan merk dagang yang dipalsukan (dok. KM)


“Satu karton berisi 12 botol,” kata Dwiyono saat ditemui di pabrik miras oplosan itu, Jumat 13/10.
Dijelaskanya, pabrik miras oplosan itu telah beroperasi sejak lebih dari satu bulan lalu atau pada September 2017. Produk miras oplosan tersebut didistribusikan di sekitar DKI Jakarta.

“Pemilik mendapatkan keuntungan hasil penjualan miras oplosan senilai Rp. 60 ribu hingga Rp. 80 ribu setiap dus karton,” jelasnya.

Atas perbuatanya, lanjutnya, keempat tersangka dijerat Pasal 140 UU RI No 18 tahun 2012 tentang Pangan. Alasannya, lantaran telah memproduksi minuman yang tidak sesuai standar kesehatan hingga memalsukan merk dagang.

“Mereka terancam hukuman maksimal dua tahun kurungan penjara atau denda sebesar Rp. 4 Milyar,” tutupnya.

Reporter: Is
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*