Ratusan Warga Depok Unjuk Rasa Tolak SSA di Jalan Dewi Sartika

Massa tolak pemberlakuan SSA demo di wilayah Pancoranmas, Depok Kamis 7/9 (dok. KM)
Massa tolak pemberlakuan SSA demo di wilayah Pancoranmas, Depok Kamis 7/9 (dok. KM)

DEPOK (KM) – Diberlakukannya sistem satu arah (SSA) di 3 jalan protokol di Kota Depok menuai kontroversi. Elemen masyarakat yang terus menyuarakan penolakan pemberlakuan SSA itu masih terus berlanjut. Setelah berulangkali masyarakat dan pedagang sekitar menyampaikan suaranya baik menggunakan tulisan hingga melakukan aksi longmarch, rupanya masyarakat belum menyerah untuk tetap membatalkan penerapan SSA.

Sesuai dengan surat edaran yang mengatasnamakan Forum Masyarakat Tolak SSA, Kamis 7/9, mereka mengancam gelombang masyarakat yang lebih tinggi akan memenuhi Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Pancoranmas, apabila tuntutan mereka tetap diabaikan oleh Pemkot.

Surat pernyataan yang ditandatangani oleh berbagai perwakilan warga tersebut mengerahkan massa yang terdiri dari perwakilan warga dari masing-masing RT/RW yang terkena dampak dari SSA dan perwakilan pedagang Pasar Depok Lama Dewi Sartika.

Aksi tersebut menuntut diberhentikannya pemberlakuan Sistem Satu Arah (SSA) dan dikembalikan jalur seperti semula.

Imbas unjuk rasa penolakan SSA di Jalan Dewi Sartika, Depok, lalu lintas tersendat (dok. KM)

Imbas unjuk rasa penolakan SSA di Jalan Dewi Sartika, Depok, lalu lintas tersendat (dok. KM)

Tidak hanya sampai disini, aksi penolakan juga akan dilakukan oleh massa aksi yang tergabung dalam Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Kota Depok.

Korlap Aksi Repdem, Nazin Fauzi mengatakan, isu yang diangkat tak jauh yakni penolakan terhadap pemberlakuan SSA di Jalan Arif Rahman Hakim yang berdampak pada jalan lingkungan yang kerap digunakan pengendara sebagai jalur alternatif yang lebih cepat.

“Jalan jalan lingkungan seperti di RW03 dan RW13 Kelurahan Depok, Pancoranmas, kerap digunakan pengendara sebagai jalur alternatif,” katanya.

Dengan begitu, lanjutnya, masyarakat menjadi khawatir akan tidak kriminal dan kecelakaan. “Kurang lebih massa yang akan gabung sekitar 50-100 dan berkumpul di Masjid Al Ihsan ARH, kemudian longmarch menuju gedung Balaikota Depok,” katanya.

DPC Repdem Kota Depok, Frans Manuhutu mengatakan, pemberlakuan SSA dirasa tidak wajar. Karena menurutnya, Jalan Dewi Sartika tidak dapat dilakukan pemberlakuan satu arah karena terdapat perlitasan kereta.

“Kereta lewat setiap beberapa menit, pemberlakuan SSA menambah intensitas kendaraan yang lewat, jadi bukan menjadi solusi,” katanya.

Menurutnya, solusi yang dapat diberlakukan di Jalan Dewi Sartika yakni pembuatan fly over.

“Satu-satunya cara bikin fly over,” pungkasnya.

Reporter: Gie
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.