Prihatin Banyak yang Kena OTT, Mendagri Minta Kepala Daerah Ingat Sumpah Jabatan
JAKARTA (KM) – Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang kian gencar dilakukan oleh KPK di sejumlah daerah berhasil menjaring sedikitnya lima kepala daerah. Terkait itu, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengungkapkan apresiasinya kepada KPK dalam usaha mewujudkan “pemerintahan yang bersih”, namun pada saat bersamaan mengungkapkan keprihatinan terhadap para kepala daerah yang banyak melanggar sumpah jabatan.
Mendagri menyampaikan, dari sisi positifnya, KPK “ikut membantu mewujudkan pemerintahan yang bersih, dan sesuai arahan pak Jokowi,” ucapnya, sebelum menyampaikan pidatonya dalam acara Seminar Nasional bersama Fraksi Partai Demokrat, Senin 25/9 di ruang KK 2 DPR-RI, Senayan, Jakarta.
Menteri menghimbau kepada kepala daerah agar “mewujudkan pemerintahan yang bersih dan efisien, taat kepada hukum untuk mempercepat reformasi birokrasi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus perekonomian daerah.”
“Tetapi tidak dipatuhi, sumpah janji jabatan dan fakta integritas itu sudah ada, itu dari sisi negatifnya,” ucap Tjahjo.
“Kemudian e-government itu sudah dicanangkan sejak awal, mulai budgeting sampai perizinan sudah ada e-permit tetapi masih saja dilanggar,” ujar Mendagri.
“Saya selalu mengingatkan kepada seluruh pejabat Negara soal daerah rawan korupsi, seperti perencanaan anggaran, retribusi dan pajak, belanja barang dan jasa, dan terakhir itu jual beli jabatan,” tandas Mendagri.
Reporter: Indra Falmigo
Editor: HJA
Leave a comment