Warga Pabuaran Bojong Gede Dipungut Biaya Rp. 1,5 Juta untuk Sertifikasi Tanah, Diduga Pungli

Warga Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Bojong Gede, yang memprotes terhadap pungutan untuk biaya sertifikasi tanah (dok. KM)
Warga Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Bojong Gede, yang memprotes terhadap pungutan untuk biaya sertifikasi tanah (dok. KM)

BOGOR (KM) – Pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) di Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor diduga melakukan pungli kepada beberapa warga peserta pembuat sertifikat tanah yang ditentukan oleh pemerintah pusat sebagai sebuah layanan gratis.

Para peserta pendaftar PTSL tersebut dipungut biaya yang dilakukan oleh pihak Kelurahan Pabuaran berkisar antara 1.000.000 rupiah sampai 1.500.000 rupiah, dan biaya inipun tertulis berbentuk kwitansi untuk “pembiayaan persertifikatan tanah”.

Menurut salah satu warga RT 04/02 Juhana, Senin (28/8), pihaknya merasa ada “kejanggalan” dan berkeberatan terhadap biaya sertifikasi tanah itu. “Setelah saya mengadakan perlawanan, dari nominal 1.500.000 rupiah turun menjadi 1.000.000 rupiah, nah ini semua untuk biaya satu juta itu [Lurah Pabuaran] berdalih berbentuk sumbangan. Ini semua dilakukan hanya sepihak tanpa adanya musyawarah,” ketusnya.

Bukti kwitansi salah satu warga Pabuaran, Bojong Gede, yang membayar untuk sertifikasi tanah (dok. KM)

Bukti kwitansi salah satu warga Pabuaran, Bojong Gede, yang membayar untuk sertifikasi tanah (dok. KM)

Bukti kwitansi salah satu warga Pabuaran, Bojong Gede, yang membayar untuk sertifikasi tanah (dok. KM)

Bukti kwitansi salah satu warga Pabuaran, Bojong Gede, yang membayar untuk sertifikasi tanah (dok. KM)

Terkait pungutan biaya, Juhana pun juga mengatakan bahwa dirinya sudah konfirmasi ke pihak RW dan ia pun menjawab bahwa pihak BPN lah yang membuat kesepakatan dengan nominal satu juta rupiah. “Yang saya tahu bahwa surat persertifikatan hanya sebesar 150.000 rupiah.  Dan saya berharap uang dikembalikan dan proses hukum tetap berjalan,” ucap Juhana.

Reporter: Man
Editor: HJA

Komentar Facebook

4 Comments

  1. di depok kelurahan duren mekar di minta biaya 1.200.000, bagi yg sudah punya ajb..dan yg belum dibuatkan segel biaya 500.000 jadi bisa total 1.700.000

  2. Persyaratan kurang satu jdi gagal dan gak bisa disusul kekurangan dokumen. Harus menunggu sampai yang lain jdi dokument saya baru balik katanya. Ada pencerahankah.

  3. Mohon pencerahan.. Kalau surat tanah girik biar jd ajb,itu btuh dana berapa ya..
    Sya punya tanah d’sekitaran bojonggede..

    • Dari girik langsung sertipikat aja pak. AJB itu akta jual beli. Asalkan girik atas nama bapak sendiri.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: