Korem 071 Resmikan Kembali Lapangan Tembak Usai Direnovasi, dengan Silaturahmi Bersama Tokoh Banyumas

Potong tumpeng saat acara silaturahmi peresmian lapangan tembak di Makorem 071/Wk, Senin7/8 (dok. KM)
Potong tumpeng saat acara silaturahmi peresmian lapangan tembak di Makorem 071/Wk, Senin7/8 (dok. KM)

BANYUMAS (KM) - Lapangan tembak Moch. Bachroen di Makorem 071/Wk yang baru-baru ini terlihat asri dan nyaman setelah direnovasi ulang dan ditambah lagi bangunan asrama bagi para prajurit sniper Wijayakusuma untuk berlatih meningkatkan kualitas kemampuannya. Asrama tersebut sebagai sarana evaluasi dan istirahat para prajurit.

Menurut Danrem 071 Kolonel Suhardi, dengan renovasi tersebut, Prajurit Wijayakusuma diharapkan bisa memanfaatkan sarana dengan baik dengan berlatih denngan kemampuannya dalam menembak agar dapat meraih prestasi terbaiknya.

Acara syukuran pada Senin 7/8 kemarin ini dihadiri oleh Prof. Rubiyanto mantan Rektor Unsoed Purwokerto, Ka SPN Purwokerto, Wakil Bupati Banyumas dr. Budi Setyawan beserta Forkopimda dan SKPD Banyumas, para petinggi militer di jajaran Korem 071/Wk, Wirausahawan dan rekanan, Organisasi Pemuda, para Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Makorem 071/Wk dan Balak Aju Kodam IV/Dip jajaran Korem 071/Wk.

“Dengan kegiatan seperti ini, menjadi suatu ikatan yang baik menjalin komunikasi dan silaturahmi aparat kewilayahan untuk mempererat kebersamaan dan memperkokoh persatuan dan kesatuan di wilayah,” terang Prof. Rubiyanto.

Sementara itu, Danrem Kolonel Suhardi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap rekan dan para prajuritnya yang telah bersama-sama menyumbangsih baik materi ataupun nonmateri sehingga bisa terwujud lapangan tembak seperti ini. “Apa yang disampaikan Prof. Rubiyanto tentang jalinan silaturahmi adalah memang perlu, hal ini guna untuk menjadikan suatu ikatan yang kuat antara komponen bangsa dan elemen masyarakat yang ada di wilayah,” katanya.

“Hal tersebut sesuai pesan moral Pangsar Jenderal Besar Soedirman saat beliau menjadi Daidanco pada tahun 1944 yakni ‘Janganlah kita berbuat seperti sapu yang meninggalkan ikatannya, memang sebatang lidi tidak berarti apa-apa, tapi dalam satu ikatan sapu dapat menyapu segala-galanya’,” sambung Suhardi.

“Pada kesempatan yang baik ini, dengan semangat pesan moral Pangsar Jenderal Besar Soedirman, marilah kita rapatkan lidi-lidi bangsa Indonesia dimanapun berada menjadi sebuah sapu dalam satu ikatan yang kuat yang mampu menyapu segala tantangan dimasa sekarang ini,” ungkapnya.

“Semoga dengan silaturahmi ini, kita dapat bertukar kata pesan moral tersebut dan semoga bisa sampai kepada seluruh elemen bangsa sehingga dengan hal ini, elemen bangsa sadar bahwa kita perlu bersatu dan kita tidak perlu terjebak dalam pertentangan yang menguras energi bangsa. Sehingga potensi bangsa kita yang masih luar biasa ini tidak habis tanpa kita eksplor untuk kesejahteraan masyarakat,” tutup Danrem.

Reporter: Firdaus, Korem 071/Wk
Editor: Man, HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.