Anggaran BPJS PBI Brebes Lebih dari 50% Populasi, Masih Banyak Warga Miskin yang Dipaksa Membayar Iuran
BREBES (KM) – Kartu Indonesia Sehat (KIS) atau BPJS Penerima bantuan Iuran (PBI) yang diperuntukkan warga kurang mampu guna mendapatkan layanan kesehatan gratis yang dibiayai APBN dan APBD Brebes sejumlah satu juta lebih sesuai kuota untuk warga miskin Brebes dipertanyakan oleh sejumlah pihak.
Angka ini begitu mengejutkan, karena bila dijumlah sesuai dengan  Keputusan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 146/HUK/2013 tentang Penetapan Kriteria dan Pendataan Fakir Miskin dan Orang Tidak Mampu, maka artinya 50 persen lebih warga Brebes dinyatakan tidak mampu.
Hal ini terungkap ketika
Senin 19/6 pagi sekitar 10.00 WIB sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam HMI Cabang Brebes dan aktivis kesehatan mendatangi Komisi IV DPRD Kabupaten Brebes dan beraudiensi dengan Imam Royani, anggota Komisi IV. Dalam acara audiensi tersebut Deden Sulaiman, salah satu aktivis masyarakat menanyakan tentang proses distribusi Kartu KIS/BPJS PBI pada pihak terkait.
Dalam audiensi tersebut terungkap bahwa kuota KIS/BPJS PBI yang dibiayai melalui APBN untuk warga miskin Kabupaten Brebes sejumlah 1.200.000, ditambah 20.000 dari APBD Provinsi dan Kabupaten Brebes serta susulan tambahan 8.000 dari APBD Kabupaten Brebes. Dengan demikian, total jumlah kartu KIS yang harusnya diterima oleh masyarakat Brebes sebanyak 1.228.000.
Namun bila jumlah penduduk Brebes semuanya berjumlah sekitar 2,2 juta, dan jumlah masyarakat miskin Brebes diasumsikan 40% maka harusnya lebih dari semua masyarakat miskin sudah memegang kartu KIS/BPJS PBI sebagai sarana mendapatkan hak pengobatan gratis.
Tetapi kenyataannya, para aktivis menilai, masih banyak masyarakat miskin Brebes belum mendapatkan KIS dan terpaksa mendaftar di BPJS Mandiri.
“Kepala Dinas Sosial sebagai penanggung jawab pendataan harus bertanggung jawab penuh terhadap masyarakat miskin Brebes yang belum mendapatkan KIS/BPJSÂ PBI,” ujar Deden.
Sebelumnya, diungkapkan oleh Kasi Penanganan Fakir Miskin dan Korban Bencana Dinas Sosial Kabupaten Brebes, Suharjo, pekan lalu(16/06/2017) di ruangannya, rata-rata jumlah warga miskin Kabupaten Brebes yang meninggal dunia mencapai 200 jiwa per bulan. Dari 200 jiwa, kurang lebih 70% darinya adalah pemegang BPJS PBI. Artinya, ada kartu BPJS PBI yang sudah tidak digunakan oleh masyarakat Brebes sebanyak 1.680 Kartu BPJS PBI atau KIS. Bila Pemda Brebes membayar iuran BPJS PBI untuk warganya sebesar Rp 19.500 per kartu, maka anggaran Pemda Brebes sebanyak Rp.32.760.000 per bulan atau Rp. 393.120.000 per tahun terbuang sia-sia. Sementara banyak masyarakat yang belum memiliki BPJS PBI tetapi ribuan BPJS PBI pemiliknya sudah meninggal dunia dan iurannya masih dibayar oleh Pemerintah ke BPJS.
Dia juga menjelaskan bahwa Dinsos saat ini sedang proses pendataan ulang dan untuk selanjutnya akan diusulkan ke pusat agar data BPJS PBI yang pemegangnya sudah meninggal dunia digantikan untuk masyarakat yang membutuhkan di seluruh Kabupaten Brebes.
Reporter: Firdaus
Editor: HJA
Leave a comment